BPKP Jadi Tumpuan, Luhut: Sampai Hari Ini Saya Tak Pernah Gagal Menyelesaikan Masalah
Rabu, 15 Mei 2024 - 14:11 WIB
loading...
Menko Luhut mengungkapkan, BPKP menjadi tumpuan untuk menyelesaikan banyak masalah yang diperintahkan oleh Presiden. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP ) berperan strategis mengawal pembangunan nasional . Sebab, hasil pengawasan BPKP dijadikan acuan pengambilan keputusan.
Menurutnya, kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dengan BPKP menunjukan hasil yang mumpuni. Misalnya, peran BPKP terkait perbaikan tata kelola industri sawit dari hulu ke hilir.
Karena itu, Luhut mendorong BPKP dapat terus menjadi solusi atas segala permasalahan yang dihadapi pemerintah. Baca Juga: Luhut Bicara Orang Toxic di Kabinet, Anies Singgung Diksi Merendahkan
“BPKP ini menunjukkan peran yang paling penting dan saya sungguh jujur mengatakan selama saya jadi, banyak dipilih presiden menyelesaikan banyak masalah, tumpuan utama saya adalah BPKP. Karena dengan BPKP sudah melakukan audit, saya tahu persis dari mana saya mulainya. Dan itu akan betul-betul terukur hasilnya,” ujar Luhut, Rabu (15/5/2024).
Baca Juga: Kemenko Perekonomian Koreksi Jumlah Proyek Strategis yang Berpotensi Tak Rampung
Menurutnya, kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dengan BPKP menunjukan hasil yang mumpuni. Misalnya, peran BPKP terkait perbaikan tata kelola industri sawit dari hulu ke hilir.
Karena itu, Luhut mendorong BPKP dapat terus menjadi solusi atas segala permasalahan yang dihadapi pemerintah. Baca Juga: Luhut Bicara Orang Toxic di Kabinet, Anies Singgung Diksi Merendahkan
“BPKP ini menunjukkan peran yang paling penting dan saya sungguh jujur mengatakan selama saya jadi, banyak dipilih presiden menyelesaikan banyak masalah, tumpuan utama saya adalah BPKP. Karena dengan BPKP sudah melakukan audit, saya tahu persis dari mana saya mulainya. Dan itu akan betul-betul terukur hasilnya,” ujar Luhut, Rabu (15/5/2024).
Baca Juga: Kemenko Perekonomian Koreksi Jumlah Proyek Strategis yang Berpotensi Tak Rampung
Lihat Juga :