Kemenko Perekonomian Koreksi Jumlah Proyek Strategis yang Berpotensi Tak Rampung
Rabu, 26 Juli 2023 - 22:45 WIB
loading...
Pelabuhan Baru Ambon menjadi salah satu PSN yang terancam tak rampung di 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Deputi Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengatakan, pihaknya bakal mengevaluasi 58 proyek strategis nasional ( PSN ) yang berpotensi tidak rampung hingga 2024 mendatang.
Baca juga: Menko Airlangga: PSN Menjadi Economic Driver Indonesia
"BPKP kan hitungnya ada 58 (PSN berpotensi tak rampung) di media. Kita sudah lakukan penajaman. Tapi saya belum bisa ngomong (jenis proyeknya) karena BPKP setelah menyerap masukan dari kami dia harus cek lagi dengan BPKP di daerah," ujar Wahyu Utomo usai acara Sewindu PSN, Rabu (26/7/2023).
Wahyu Utomo menjelaskan pihaknya akan segera melapor ke Presiden terlebih dahulu mana saja proyek-proyek yang berpotensi tidak dapat dibangun atau dirampungkan hingga 2024 mendatang.
"Kan Presiden maunya hari Selasa ini rapat, tapi gak jadi. Mudah-mudahan setelah pulang dari China kita rapatkan angka berapanya. Tapi sepertinya tidak 58 PSN. Bisa turun dari 58. Tapi saya tidak mau buka dululah kalau belum dari Presiden," sambungnya.
Baca juga: Menko Airlangga: PSN Menjadi Economic Driver Indonesia
"BPKP kan hitungnya ada 58 (PSN berpotensi tak rampung) di media. Kita sudah lakukan penajaman. Tapi saya belum bisa ngomong (jenis proyeknya) karena BPKP setelah menyerap masukan dari kami dia harus cek lagi dengan BPKP di daerah," ujar Wahyu Utomo usai acara Sewindu PSN, Rabu (26/7/2023).
Wahyu Utomo menjelaskan pihaknya akan segera melapor ke Presiden terlebih dahulu mana saja proyek-proyek yang berpotensi tidak dapat dibangun atau dirampungkan hingga 2024 mendatang.
"Kan Presiden maunya hari Selasa ini rapat, tapi gak jadi. Mudah-mudahan setelah pulang dari China kita rapatkan angka berapanya. Tapi sepertinya tidak 58 PSN. Bisa turun dari 58. Tapi saya tidak mau buka dululah kalau belum dari Presiden," sambungnya.
Lihat Juga :