Kembangkan Blok Jabung hingga 2043, PetroChina Siap Tambah Investasi
Kamis, 16 Mei 2024 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Latar Belakang Palestina Tidak Menjadi Anggota PBB
Saat ini, imbuh dia, PetroChina juga sedang melakukan studi Pre-Feasibility EOR CO2 Injection dan Chemical Injection sebagai bagian dari Komitmen Kerja Pasti (KKP) perpanjangan WK Jabung, dan upaya PetroChina dalam mendukung target produksi tahun 2030 dan program Net Zero Emission (NZE) 2060.
Untuk diketahui, setelah mengambil alih pengelolaan Jabung pada 2002, PetroChina telah membukukan produksi harian rata-rata di atas 50.000 barel setara minyak per hari (BOEPD) sejak 2006. Dengan laju produksi saat ini, Qian optimistis potensi WK Jabung masih bisa terus dikembangkan.
Lebih jauh, dia mengatakan bahwa faktor yang lebih penting untuk memastikan kesuksesan operasi di Jabung adalah penerapan budaya kesehatan dan keselamatan kerja, di samping penerapan teknologi tinggi. “Selain teknologi, faktor terpenting adalah penerapan budaya kesehatan dan keselamatan kerja. Kami terus meningkatkan performa dalam bidang Quality, Health, Safety, Security and Environment (QHSSE),” ungkapnya.
Di luar kegiatan eksplorasi dan produksi migas, sambung dia, PetroChina juga menaruh perhatian kepada pembangunan daerah dan pemberdayaan komunitas, yakni telah berkontribusi pada pembangunan infrastruktur penting seperti jalan, jembatan dan gedung sekolah, serta pemberdayaan ekonomi. “Seperti dukungan pada para pembatik dan petani kopi liberika. Kami cukup senang dengan hasil pemberdayaan bagi komunitas lokal ini," tutupnya.
Saat ini, imbuh dia, PetroChina juga sedang melakukan studi Pre-Feasibility EOR CO2 Injection dan Chemical Injection sebagai bagian dari Komitmen Kerja Pasti (KKP) perpanjangan WK Jabung, dan upaya PetroChina dalam mendukung target produksi tahun 2030 dan program Net Zero Emission (NZE) 2060.
Untuk diketahui, setelah mengambil alih pengelolaan Jabung pada 2002, PetroChina telah membukukan produksi harian rata-rata di atas 50.000 barel setara minyak per hari (BOEPD) sejak 2006. Dengan laju produksi saat ini, Qian optimistis potensi WK Jabung masih bisa terus dikembangkan.
Lebih jauh, dia mengatakan bahwa faktor yang lebih penting untuk memastikan kesuksesan operasi di Jabung adalah penerapan budaya kesehatan dan keselamatan kerja, di samping penerapan teknologi tinggi. “Selain teknologi, faktor terpenting adalah penerapan budaya kesehatan dan keselamatan kerja. Kami terus meningkatkan performa dalam bidang Quality, Health, Safety, Security and Environment (QHSSE),” ungkapnya.
Di luar kegiatan eksplorasi dan produksi migas, sambung dia, PetroChina juga menaruh perhatian kepada pembangunan daerah dan pemberdayaan komunitas, yakni telah berkontribusi pada pembangunan infrastruktur penting seperti jalan, jembatan dan gedung sekolah, serta pemberdayaan ekonomi. “Seperti dukungan pada para pembatik dan petani kopi liberika. Kami cukup senang dengan hasil pemberdayaan bagi komunitas lokal ini," tutupnya.
(fjo)
Lihat Juga :