alexametrics

Jelang Tenggat, Perundingan Dagang AS-China Naik ke Tingkat Lebih Tinggi

loading...
Jelang Tenggat, Perundingan Dagang AS-China Naik ke Tingkat Lebih Tinggi
Pembicaraan perdagangan AS-China makin intens menjelang tenggat waktu 1 Maret 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
BEIJING - Makin mendekati tenggat waktu 1 Maret untuk mencapai kesepakatan guna mengurangi perang tarif, pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat-China di Beijing bergerak ke tingkat yang lebih tinggi.Pembicaraan itu, yang dijadwalkan akan berlangsung hingga Jumat, mengikuti tiga hari pertemuan tingkat wakil untuk mengerjakan perincian teknis, termasuk mekanisme untuk menegakkan perjanjian perdagangan apa pun.
"Saya menantikan diskusi hari ini," kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin seperti dikutip Reuters, Kamis (14/2/2019).

Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer membuka pertemuan tak lama kemudian di wisma tamu negara bagian Diaoyutai dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, penasihat ekonomi utama untuk Presiden Xi Jinping.

Tarif 10% yang dikenakan AS terhadap impor senilai USD200 miliar dari China dijadwalkan naik menjadi 25% jika kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu. Jika terealisasi, kenaikan tarif itu jelas akan meningkatkan tekanan dan biaya di berbagai sektor.



Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa negosiasi telah berlangsung dengan sangat baik. Penasihat Trump menggambarkan, 1 Maret sebagai tenggat waktu yang sulit, dan presiden menyebutkan bahwa penundaan itu mungkin saja terjadi, meskipun dia lebih suka tidak melakukannya.

Terkait dengan itu, Bloomberg yang mengutip sumber-sumber tertentu menuliskan bahwa Trump mempertimbangkan untuk mendorong kembali tenggat waktu 60 hari untuk memberi para negosiator lebih banyak waktu.

Menanggapi hal itu, Hu Xijin, kepala redaksi tabloid nasionalis China Times Global, men-tweet bahwa spekulasi mengenai perpanjangan itu tidak akurat. Hu sendiri mengutip sumber-sumber yang dekat dengan pembicaraan AS-China yang tengah berlangsung.

Sementara itu, Juru bicara Departemen Perdagangan China Gao Feng mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak memiliki informasi tentang kemajuan pembicaraan perdagangan. Namun, dia berjanji akan merilis informasi terbaru begitu ada pembaruan.

Data perdagangan China yang dirilis pada hari ini menunjukkan impor dari Amerika Serikat turun 41,2% dari tahun sebelumnya menjadi USD9,24 miliar, jumlah terendah dalam dolar sejak Februari 2016. Ekspor ke Amerika Serikat juga turun 2,4% menjadi USD36,54 miliar, yang merupakan jumlah terendah sejak April 2018.

Seiring dengan itu, surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat menyempit menjadi US27,3 miliar pada Januari, dari USD29,87 miliar pada Desember.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak