Nilai Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai Rp5.832 Triliun di 2030

Sabtu, 27 April 2024 - 07:00 WIB
loading...
Nilai Ekonomi Digital...
Ekonomi digital di Indonesia diperkirakan naik tiga kali lipat pada tahun 2030. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Nilai ekonomi digital di Indonesia diperkirakan naik tiga kali lipat pada tahun 2030, di mana pada periode tersebut angkanya diproyeksi mencapai USD210-USD360 miliar atau setara Rp3.409 - 5.832 triliun (kurs Rp16.200 per USD).

Nilai ekonomi di Tanah Air ini berdasarkan prediksi Google, Temasek, dan Bain & Company yang disampaikan Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jasmi.

Baca Juga: ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global

Menurutnya, nilai ekonomi digital Indonesia memiliki prospek pertumbuhan yang sangat baik. Bahkan, Gross Merchandise Volume (GMV) ekonomi digital Indonesia diprediksi tumbuh 15% menjadi USD109 miliar pada 2025.

"Bahwa berdasarkan proyeksi Google, Temasek, dan Bain & Company di tahun 2023 tidak bisa dipungkiri bahwa ekonomi digital di Indonesia memiliki prospek yang sangat baik, perkiraan GMV-nya itu sebesar 15% hingga 2025," ungkap Jasmi dalam sebuah sesi diskusi, Jumat (26/4/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Rekomendasi
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved