Nelayan Jangan Takut Ikan Tak Terserap, Ada Pasar Laut dan Sistem Resi Gudang Ikan

Rabu, 19 Agustus 2020 - 13:24 WIB
loading...
Nelayan Jangan Takut...
Skema resi gudang ikan ini diharapkan dapat membantu nelayan dan pembudidaya mendapatkan posisi tawar harga yang lebih baik, dan jaminan penyerapan ikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan soft launching Pasar Laut Indonesia dan Sistem Resi Gudang Ikan. Hal ini dilakukan untuk mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia di sektor perikanan dan kelautan.

(Baca Juga: Ada Pasar Laut Indonesia, Teten: UMKM Perikanan Bakal Sejahtera )

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo mengatakan, kegiatan Pasar Laut yang sudah dimulai Juni 2020 ini, dilakukan untuk melakukan pendampingan dan mendukung usaha kecil menengah (UKM) di sektor kelautan dan perikanan.

"KKP telah menyeleksi lebih dari 800 usaha mikro kecil berbasis produk perikanan sebagai bagian dari program gerakan nasional bangga buatan Indonesia," kata Nilanto dalam soft launching secara virtual, Rabu (19/8/2020).

(Baca Juga: Menteri Edhy Prabowo: Saya Enggak Mau Mengiklankan Diri Saya )

Ia menambahkan, Pasar Laut akan didukung dengan Sistem Resi Gudang (SRG) Ikan yang bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan. Tujuan SGR ini agar dapat menjaga ketersedian ikan dalam negeri serta menjaga kestabilan harga jual.

"Skema resi gudang ikan ini diharapkan dapat membantu nelayan dan pembudidaya mendapatkan posisi tawar harga yang lebih baik, dan jaminan penyerapan ikan" jelasnya

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal penguatan daya saing produk Kelautan dan Perikanan, dengan beberapa Mitra platform digital yaitu TaniHub Grup, Aruna Go-jek, dan Grab.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Mengapa Nelayan Butuh...
Mengapa Nelayan Butuh Dukungan Asuransi, Begini Penjelasannya
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved