Ledek Kebijakan Tarif AS, Putin: Kalah Saing, Produk China Lebih Baik

Minggu, 19 Mei 2024 - 06:59 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Rusia Tegaskan China Terlalu Kuat untuk Hadapi Tekanan Barat

Selain menaikkan tarif tersebut, Washington juga tetap mempertahankan tarif atas barang-barang China senilai lebih dari USD300 miliar yang dikenakan oleh Presiden sebelumnya, Donald Trump.

Tarif barang-barang asal China dinaikkan secara signifikan di bawah pemerintahan Trump, yang melancarkan serangan pertama dalam perang dagang yang dimulai pada tahun 2018. Pendekatan bermusuhan serupa terus berlanjut di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden, yang telah mengadopsi beberapa kebijakan yang ditujukan terhadap perekonomian China.

Para pejabat China telah berulang kali mengecam kebijakan perdagangan dan teknologi AS, dan menggambarkannya sebagai penindasan ekonomi. Pemerintah China telah mengambil beberapa tindakan balasan untuk membalas sanksi AS. Di antaranya adalah pembatasan ekspor bahan mentah strategis yang digunakan dalam teknologi pertahanan, elektronik, dan energi ramah lingkungan.

Di bagian lain, Dana Moneter Internasional (IMF) pekan lalu memperingatkan bahwa meningkatnya perang dagang antara Washington dan Beijing dapat mengancam pertumbuhan ekonomi global.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved