Ledek Kebijakan Tarif AS, Putin: Kalah Saing, Produk China Lebih Baik
Minggu, 19 Mei 2024 - 06:59 WIB
loading...
Kebijakan tarif tinggi atas produk China yang diterapkan AS disebut Presiden Putin sebagai praktik persaingan tidak sehat. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengenakan tarif bea masuk tinggi atas sejumlah produk buatan China, termasuk kendaraan listrik (EV). Kebijakan itu diklaim Gedung Putih sebagai langkah terbaru untuk melindungi pekerja dan bisnis Amerika.
Langkah tersebut mendapat sindiran pedas dari Presiden Rusia Rusia Vladimir Putin. Pada konferensi pers di kota Harbin selama kunjungan dua harinya ke China, Putin mengatakan bahwa pernyataan AS itu hanya dalih untuk mematikan persaingan karena kualitas produk China lebih baik.
Baca Juga: Tarif Tinggi AS Bakal Menampar Impor dari China hingga Rp286,5 Triliun
Putin menyatakan, Washington ingin mencegah pesaing kuat memasuki pasar Amerika. Dia juga secara tegas menggambarkan bahwa pendekatan yang diambil AS tersebut sebagai persaingan tidak sehat.
"Sayangnya, cara dunia bekerja saat ini, terkadang muncul situasi terkait persaingan tidak sehat. Beginilah cara Amerika baru-baru ini mengenakan tarif pada produk transportasi listrik China, pada mobil listrik," katanya seperti dilansir Russia Today, Minggu (19/5/2024). "Mengapa? Karena mobil China menjadi lebih baik.”
Putin menambahkan, begitu negara lain muncul sebagai kekuatan manufaktur dan menjadi lebih kompetitif, maka negara tersebut akan segera tertindas di pasar AS dan Uni Eropa.
Diketahui, para pejabat Amerika telah berulang kali menggambarkan China sebagai pesaing utama Amerika, sembari memperketat pembatasan ekonomi terhadap negara tersebut. Awal pekan ini, Washington menaikkan tarif barang-barang China senilai USD18 miliar termasuk kendaraan listrik, baterai, semikonduktor, baja, aluminium, mineral penting, sel surya, derek kapal ke darat, dan produk medis.
Langkah tersebut mendapat sindiran pedas dari Presiden Rusia Rusia Vladimir Putin. Pada konferensi pers di kota Harbin selama kunjungan dua harinya ke China, Putin mengatakan bahwa pernyataan AS itu hanya dalih untuk mematikan persaingan karena kualitas produk China lebih baik.
Baca Juga: Tarif Tinggi AS Bakal Menampar Impor dari China hingga Rp286,5 Triliun
Putin menyatakan, Washington ingin mencegah pesaing kuat memasuki pasar Amerika. Dia juga secara tegas menggambarkan bahwa pendekatan yang diambil AS tersebut sebagai persaingan tidak sehat.
"Sayangnya, cara dunia bekerja saat ini, terkadang muncul situasi terkait persaingan tidak sehat. Beginilah cara Amerika baru-baru ini mengenakan tarif pada produk transportasi listrik China, pada mobil listrik," katanya seperti dilansir Russia Today, Minggu (19/5/2024). "Mengapa? Karena mobil China menjadi lebih baik.”
Putin menambahkan, begitu negara lain muncul sebagai kekuatan manufaktur dan menjadi lebih kompetitif, maka negara tersebut akan segera tertindas di pasar AS dan Uni Eropa.
Diketahui, para pejabat Amerika telah berulang kali menggambarkan China sebagai pesaing utama Amerika, sembari memperketat pembatasan ekonomi terhadap negara tersebut. Awal pekan ini, Washington menaikkan tarif barang-barang China senilai USD18 miliar termasuk kendaraan listrik, baterai, semikonduktor, baja, aluminium, mineral penting, sel surya, derek kapal ke darat, dan produk medis.
Lihat Juga :