Sanksi Barat Mandul, PDB Rusia Tumbuh 5,4% di Kuartal I-2024

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:20 WIB
loading...
Sanksi Barat Mandul,...
Geliat ekonomi Rusia tak terpengaruh oleh hujan sanksi ekonomi yang diberikan Barat. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Badan statistik negara Rusia, Rosstat dalam laporan pendahuluannya menyebutkan, produk domestik bruto (PDB) negara itu tumbuh kuat sebesar 5,4% (year on year/yoy) pada kuartal pertama tahun 2024. Capaian itu jauh di atas pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada kuartal I-2024 yang hanya sebesar 1,6%.

Melansir Russia Today, Minggu (19/5/2024), Rosstat memperkirakan Rusia mengalami pertumbuhan yang kuat dalam omzet ritel (naik 10,5%), manufaktur (naik 8,8%) dan konstruksi (3,5%) pada bulan Januari-Maret 2024. Data Rosstat sejalan dengan perkiraan sebelumnya dari Kementerian Perekonomian, namun melebihi perkiraan Bank Rusia yang memprediksi pertumbuhan 4,6% dan ekspektasi analis sebesar 5,3%.

Baca Juga: Sanksi Barat Memalukan, Tak Bisa Melumpuhkan Rusia

Badan tersebut akan mempublikasikan data PDB Rusia yang lebih terinci pada pertengahan Juni mendatang. Menurut perkiraan sebelumnya dari Bank Rusia, pertumbuhan PDB diperkirakan akan melambat pada kuartal kedua karena pengetatan kondisi fiskal. Namun, regulator memperkirakan permintaan konsumen dan investasi akan tetap tinggi dan terus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Data positif ini mengemuka di tengah terpaan bertubi-tubi sanksi Barat yang diberlakukan sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina pada Februari 2022. Sanksi tersebut berkisar dari memasukkan sebagian besar bank Rusia ke dalam daftar hitam dan memotong sistem pesan antarbank SWIFT, hingga membekukan cadangan devisa Rusia senilai USD300 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rekomendasi
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved