Pos Indonesia Workshop dengan Agen Meterai, Dongkrak Penjualan Meterai Tempel

Senin, 20 Mei 2024 - 17:51 WIB
loading...
Pos Indonesia Workshop...
PT Pos Indonesia selaku distributor resmi penjualan meterai tempel menggelar kegiatan evaluasi dan workshop Agen Meterai di Yogyakarta. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
YOGYAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) dengan branding barunya PosIND, selaku distributor resmi penjualan meterai tempel menggelar kegiatan evaluasi dan workshop Agen Meterai. Kegiatan ini untuk evaluasi penjualan meterai tempel di Agen Meterai serta upaya peningkatan transaksi agen meterai.

Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai upaya menjalin hubungan kerja yang lebih kuat dan strategis antara Pos IND dengan para agen meterai, khususnya penjualan meterai fisik atau tempel. Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris mengatakan, pihaknya terus berinovasi dalam penjualan meterai, khususnya meterai tempel.

Mulai 2023, PT Pos Indonesia menerapkan pola keagenan untuk memastikan pendapatan jasa keuangan yang lebih optimal. Para agen dipilih untuk memperoleh provisi, dan penjualan tunai di loket kantor pos kini harus cashless. Baca juga: Pos Indonesia Dukung Peluncuran Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng dalam Acara HUT ke-108 Sleman

"Sampai saat ini ada 5 agen meterai yang kami undang hari ini untuk berdiskusi dan mengevaluasi kinerja yang sudah dibukuhkan oleh para agen ini. Secara prinsip sudah bagus, hanya saja mungkin dari sisi volume itu masih belum seperti yang kita harapkan," kata Haris dalam siaran persnya, Senin (20/5/2024).

Pertemuan tersebut bertujuan mengevaluasi capaian kinerja agen meterai dan mendiskusikan upaya-upaya yang harus dilakukan ke depan, termasuk dukungan dari PT Pos Indonesia. "Kami ingin sinergi antara kami dan para agen bisa terbentuk sehingga pada akhirnya bisa mencapai target yang diharapkan," tambahnya.

Terkait meterai, saat ini status PT Pos Indonesia itu masih menjadi sub agen. Untuk e-meterai itu distributor tunggalnya itu ada di Peruri. Sama seperti meterai tempel itu ada di PosIND. ”Seiring berjalannya waktu berdasarkan evoluasi memang capaian kinerja e-meterai ini masih jauh dari harapan. Karena itu kita memang akan masuk juga terlibat nanti di e-meterai ini,” jelasnya.

Saat ini, PT Pos Indonesia dalam proses mengajukan izin untuk bisa ikut dalam penjualan e-meterai. Juga kejelasan PosIND dalam status sebagai agen atau distributor.

Vice President Payment PT Pos Indonesia Yudha Pribadhi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kinerja mitra agen meterai dan mencari solusi untuk mencapai target ke depan. "Kami berdiskusi tentang permasalahan dan mengevaluasi kinerja untuk mencapai target yang besar dalam waktu yang tinggal beberapa bulan ini," katanya.

Menurut Yudha, pertemuan ini fokus pada penjualan meterai fisik atau meterai tempel. "Kita menemukan cara baru untuk meningkatkan kinerja penjualan meterai fisik, dengan melibatkan mitra-mitra dari luar untuk mencapai target yang diberikan oleh manajemen," jelasnya. Baca juga: Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, Negara Rugi Rp936 Juta

Sementara dari pihak mitra, Wiji Sasongko, agen meterai dari Surabaya mengatakan, acara tersebut sangat bermanfaat untuk mengetahui potensi-potensi dalam meningkatkan omset penjualan meterai. Menurut Wiji, selama satu tahun kemitraan dengan PT Pos Indonesia, banyak potensi yang bisa digali untuk membangun sub kemitraan dan pelanggan baru.

"Kami mencoba mengajak teman-teman agen pos kurir untuk berjualan meterai dan berbagi fee dengan kami. Harapan kami kerja sama ini bisa panjang, berkesinambungan, dan saling bersinergi. Kami sebagai anak dari PT Pos, di mana kami mungkin ada salah jalan, kan namanya anak, dibimbing, diarahkan," katanya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Gempa Pacitan Guncang...
Gempa Pacitan Guncang Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Lebaran 2026, Tol Prambanan-Purwomartani...
Lebaran 2026, Tol Prambanan-Purwomartani dan Ambarawa-Bawen Dibuka Fungsional
Kolaborasi BTN dan PosIND,...
Kolaborasi BTN dan PosIND, Perluas Jangkauan Nasabah hingga Wilayah 3T
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved