Viral Warung Seblak Diserbu Pelamar, Tanda-tanda Krisis Lapangan Kerja?

Sabtu, 25 Mei 2024 - 08:23 WIB
loading...
Viral Warung Seblak...
Tangkapan layar dari video ratusan orang mengantre untuk melamar kerja di sebuah warung seblak di Ciamis, Jawa Barat. FOTO/Instagram @undercover.id
A A A
JAKARTA - Baru-baru ini media sosial diramaikan sebuah video singkat yang menampilkan ratusan pria dan wanita muda tengah mengantre untuk melamar pekerjaan di sebuah warung seblak yang ditengarai berada di Ciamis, Jawa Barat.

Fenomena ini dipandang sebagai tanda-tanda krisis lapangan kerja yang tengah menjangkiti angkatan kerja Indonesia saat ini. Belum lama ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa hampir 10 juta penduduk Indonesia dari Generasi Z yang berusia 15-24 tahun menganggur atau tanpa kegiatan (not in employment, education, and training). Dari angka tersebut, sebanyak 5,73 juta di antaranya merupakan perempuan dan 4,17 juta lainnya laki-laki. Dari sisi lokasi, sebanyak 5,2 juta ada di daerah perkotaan dan 4,6 juta lainnya di perdesaan.

Baca Juga: 10 Juta Gen Z Menganggur, Target Indonesia Emas 2045 Kian Sulit Dicapai

Ekonom Senior Indef Tauhid Ahmad menilai, fenomena berbondong-bondongnya Gen Z melamar pekerjaan di warung seblak di daerah Ciamis tersebut salah satunya disebabkan terjadinya perpindahan industri ke daerah yang menerapkan upah minimum lebih rendah bagi pekerjanya.

"Kondisi ini diakibatkan oleh industri-industri yang berpindah ke daerah yang menetapkan upah yang lebih rendah," ujar Tauhid, Sabtu (25/5/2024).

Tingkat upah yang lebih tinggi di suatu daerah mengakibatkan industri lebih memilih mencari daerah dengan biaya tenaga kerja yang lebih murah. "Seperti kasus di Jawa Barat tadi, industri yang ada di sana kebanyakan berpindah ke Jawa Tengah," ujar Tauhid.

Implikasi dari perpindahan industri tersebut, lanjut dia, mengakibatkan daerah yang memiliki kepadatan tenaga kerja tidak mampu memenuhi permintaan kebutuhan lapangan kerja. Tauhid menambahkan, ketersediaan angkatan kerja yang melimpah di daerah juga dihadapkan pada tantangan dalam hal kualifikasi keahlian dan pendidikan. Situasi tersebut, kata dia, mengakibatkan angkatan kerja yang ada terpaksa bersaing di sektor informal dan produksi jasa di daerah.

"Jadi kualifikasi tenaga kerja kita di daerah, tidak bisa memenuhi kebutuhan industri karena bersaing dengan tenaga kerja di kota-kota besar yang cenderung memiliki sistem pendidikan yang lebih baik," tuturnya.

Baca Juga: Ketika Presiden Jokowi Enggak Tahu Jajanan Seblak

Untuk diketahui, video viral antrean panjang pelamar kerja di sebuah warung seblak yang ditengarai berlokasi di kawasan Ciamis, Jawa Barat, menjadi perhatian banyak pihak. Video yang diunggah akun Instagram @undercover.id menampilkan suasana para pelamar kerja yang berdiri berjejer membawa berkas lamaran. Saking banyaknya, mereka memadati area jalanan di kawasan pertokoan.

"Pelamar kerja di sebuah warung seblak terlihat membludak memadati area jalanan," tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.

Para pelamar didominasi generasi muda baik laki-laki maupun perempuan ini terlihat membawa map cokelat berisi berkas lamaran maupun ijazah. Mereka yang sudah masuk dalam ruangan tampak duduk berkelompok untuk mengisi berkas sebagai salah satu syarat lamaran pada lowongan pekerjaan tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Mengatasi Pengangguran...
Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia
BGN Beberkan Efek Ganda...
BGN Beberkan Efek Ganda Program MBG, Tak Hanya Buka 1 Juta Lebih Lapangan Kerja
Inilah 10 Deretan Job...
Inilah 10 Deretan Job Portal Terpopuler dan Terlengkap di Indonesia
Menuju Sensus Ekonomi...
Menuju Sensus Ekonomi 2026: Peran Strategis KBLI 2025
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
Rekomendasi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved