Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional MNC Bank Gelar Webinar Prospek Ekonomi
Rabu, 19 Agustus 2020 - 21:25 WIB
loading...
Chief Network & Operation Officer MNC Bank Rasmoro Pramono Aji memoderatori webinar bertajuk Prospek Ekonomi Semester II 2020 pada Selasa 18 Agustus 2020. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebagai bentuk dukungan pada upaya pemulihan ekonomi nasional yang digaungkan pemerintah serta membantu nasabah memanfaatkan berbagai potensi dan kesempatan ekonomi, MNC Bank menggelar webinar dengan tema Prospek Ekonomi semester II/2020. Kegiatan yang digelar Selasa (18/8) secara daring tersebut dimoderatori oleh Chief Network & Operation Officer MNC Bank Rasmoro Pramono Aji.
Kegiatan ini diikuti peserta yang terdiri dari nasabah dan pemerhati perbankan. Webinar dibuka dengan sambutan oleh Presiden Direktur MNC Bank Mahdan yang mengingatkan bahwa meski keadaan saat ini terlihat sangat menantang, disitu dapat terjadi lompatan inovasi serta potensi untuk dimanfaatkan.
(Baca Juga: Aplikasi Motion, Bikin Nasabah MNC Bank Makin Nyaman Bertransaksi Debit/Kredit)
"Informasi yang berkualitas untuk mengambil langkah-langkah yang terbaik, serta sinergi dengan mitra yang tepat dapat menjadi faktor yang signifikan untuk meraih sukses di tengah tantangan," ujarnya dalam webinar tersebut.
Selanjutnya pembahasan mengenai situasi ekonomi Indonesia terkini serta prospek ekonomi kedepannya dipaparkan oleh Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia Dr (Cand.) Edwin Sebayang, SE, MBA, CSA, CIB. Paparan dilanjutkan dengan sharing pengalaman dan insights nasabah mampu mengubah tantangan pandemi menjadi peluang bisnis.
Edwin mengatakan bahwa peluang Indonesia mengalami resesi pada semester II/2020 ini cukup besar. Hal tersebut berkaca dari pengalaman krisis ekonomi 1998 dan 2008, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartalan secara historis dari 2016 hingga 2019, serta tekanan akibat lemahnya ekonomi global.
Namun, Edwin juga memaparkan bahwa kata krisis dalam bahasa Mandarin berasal dari kata Wei Xian yang berarti bahaya, dan ji hui yang berarti kesempatan. "Sehingga perlu diingat bahwa pada setiap krisis walaupun memiliki bahaya, namun juga mengandung kesempatan yang menuju harapan," tegasnya.
Kegiatan ini diikuti peserta yang terdiri dari nasabah dan pemerhati perbankan. Webinar dibuka dengan sambutan oleh Presiden Direktur MNC Bank Mahdan yang mengingatkan bahwa meski keadaan saat ini terlihat sangat menantang, disitu dapat terjadi lompatan inovasi serta potensi untuk dimanfaatkan.
(Baca Juga: Aplikasi Motion, Bikin Nasabah MNC Bank Makin Nyaman Bertransaksi Debit/Kredit)
"Informasi yang berkualitas untuk mengambil langkah-langkah yang terbaik, serta sinergi dengan mitra yang tepat dapat menjadi faktor yang signifikan untuk meraih sukses di tengah tantangan," ujarnya dalam webinar tersebut.
Selanjutnya pembahasan mengenai situasi ekonomi Indonesia terkini serta prospek ekonomi kedepannya dipaparkan oleh Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia Dr (Cand.) Edwin Sebayang, SE, MBA, CSA, CIB. Paparan dilanjutkan dengan sharing pengalaman dan insights nasabah mampu mengubah tantangan pandemi menjadi peluang bisnis.
Edwin mengatakan bahwa peluang Indonesia mengalami resesi pada semester II/2020 ini cukup besar. Hal tersebut berkaca dari pengalaman krisis ekonomi 1998 dan 2008, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartalan secara historis dari 2016 hingga 2019, serta tekanan akibat lemahnya ekonomi global.
Namun, Edwin juga memaparkan bahwa kata krisis dalam bahasa Mandarin berasal dari kata Wei Xian yang berarti bahaya, dan ji hui yang berarti kesempatan. "Sehingga perlu diingat bahwa pada setiap krisis walaupun memiliki bahaya, namun juga mengandung kesempatan yang menuju harapan," tegasnya.
Lihat Juga :