Kemenperin Sangkal Keterlambatan Impor Bahan Peledak Terkendala Pertek
Sabtu, 01 Juni 2024 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Kemenperin justru menyampaikan agar Kemendag sebaiknya mencermati masalahnya sendiri, tentang lamanya waktu terbit PI dari Kemendag selama masa kebijakan lartas diberlakukan pada bulan Maret-Mei 2024. Kemenperin mempertanyakan mengapa justru PI Kemendag terbit lebih sedikit dan lebih lama dari terbitnya Pertek Kemenperin.
"Hal ini juga membuktikan bahwa penyebab menumpuknya kontainer berisi barang impor di Pelabuhan bukan disebabkan oleh Pertek yang diterbitkan Kemenperin, melainkan karena terlambat terbitnya PI Kemendag," kata Febri, menyinggung masalah sebelumnya saat ribuan kontainer tertahan di pelabuhan.
Baca Juga: Masyarakat Diimbau Tidak Utak-atik Bahan Peledak yang Terpental dari Gudang di Ciangsana
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan menumpuknya kontainer di pelabuhan Petikemas menyebabkan keterlambatan impor bahan peledak yang dilakukan PT Pindad.
Zulhas mengaku baru saja menerima keluhan langsung dari Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, yang menyebabkan dia terlambat sampai ke agenda peluncuran Trade Expo Indonesia (TEI) di Auditorium Kemendag.
Dia menegaskan Mendag Zulhas dinilai tidak cermat dengan Permendag-nya sendiri terkait perizinan impor bahan peledak. "Karenanya, Kemenperin menyayangkan pernyataan Kemendag tersebut," tegas Febri.
"Hal ini juga membuktikan bahwa penyebab menumpuknya kontainer berisi barang impor di Pelabuhan bukan disebabkan oleh Pertek yang diterbitkan Kemenperin, melainkan karena terlambat terbitnya PI Kemendag," kata Febri, menyinggung masalah sebelumnya saat ribuan kontainer tertahan di pelabuhan.
Baca Juga: Masyarakat Diimbau Tidak Utak-atik Bahan Peledak yang Terpental dari Gudang di Ciangsana
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan menumpuknya kontainer di pelabuhan Petikemas menyebabkan keterlambatan impor bahan peledak yang dilakukan PT Pindad.
Zulhas mengaku baru saja menerima keluhan langsung dari Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, yang menyebabkan dia terlambat sampai ke agenda peluncuran Trade Expo Indonesia (TEI) di Auditorium Kemendag.
Dia menegaskan Mendag Zulhas dinilai tidak cermat dengan Permendag-nya sendiri terkait perizinan impor bahan peledak. "Karenanya, Kemenperin menyayangkan pernyataan Kemendag tersebut," tegas Febri.
(nng)
Lihat Juga :