Cuan Investasi Ini Bikin K.O IHSG Dalam 1 Bulan

Selasa, 04 Juni 2024 - 16:53 WIB
loading...
Cuan Investasi Ini Bikin...
IHSG dalam sebulan terakhir ini terpantau menunjukkan kinerja yang menurun yakni -3,64%, hal ini berbanding terbalik dengan indeks reksa dana pendapatan tetap yang justru terpantau positif yakni 1,27%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dalam sebulan terakhir ini terpantau menunjukkan kinerja yang menurun yakni -3,64%, hal ini berbanding terbalik dengan indeks reksa dana pendapatan tetap yang justru terpantau positif yakni 1,27%. Reksa dana pendapatan tetap memang saat ini menjadi salah satu instrumen investasi.

Baca Juga: Begini Harapan MNC Asset Management di Usia 24 Tahun

Bukan tanpa alasan mengapa reksa dana pendapatan tetap dapat unggul dibandingkan bursa saham dalam 1 bulan terakhir ini, hal ini terjadi karena konflik Timur Tengah yang terus berlangsung dan berdampak ke distribusi dan produksi minyak dunia, karena berada di jalur perdagangan dunia.

Rapat Bank Sentral Amerika Serikat juga cenderung bernada dovish, sehingga hal ini menepis spekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga. Selain itu sentimen lainnya datang dari rilis data inflasi AS bulan April lalu yang turun sesuai dengan ekspektasi pasar.

Baca Juga: Jurus Menghindari Kesalahan dalam Mengelola Gaji Bulanan

Head of Fixed Income Fund Manager MNC Asset Management (MNCAM) Muhamad Sugiarto mengatakan, ”Pada pasar obligasi pada kuartal kedua 2024 memang masih mengalami volatilitas yang cukup tinggi akibat prospek pemangkasan suku bunga yang diperkirakan akan mundur dari perkiraan. Akan tetapi data ekonomi AS terus menunjukan tren yang positif yang mendukung terjadinya pemangkasan suku bunga, dengan demikian pasar obligasi diperkirakan akan kembali dalam tren positif pada semester 2 tahun ini,” pungkas Sugiarto.

Reksa dana pendapatan tetap yang berbasis obligasi korporasi kini sedang menjadi incaran para investor, sebab dengan kondisi ketidakpastian global dan adanya probabilitas The Fed akan menurunkan suku bunga, mengurangi risiko pada portofolio investasi menjadi salah satu kunci serta sekaligus memaksimalkan potensi keuntungan.

Adapun jika investor memiliki time horizon investasi jangka panjang produk reksa dana pendapatan tetap MNC Asset Management, yakni MNC Dana Likuid memberikan return 20,62% 3th net dan MNC Dana Syariah dengan imbal hasil 20,16% 3th net pada data NAB per tanggal 3 Juni 2024.

Jadi, tunggu apa lagi? Manfaatkan momentum ini untuk investasi reksa dana pendapatan tetap MNC Dana Likuid & MNC Dana Syariah, kedua produk tersebut dapat dibeli melalui direct sales kami pada nomor WhatsApp 0811-1211-9696 dan reksa dana online www.motionfunds.id , serta APERD kami seperti MotionTrade, Bareksa, IPOT Fund, Poems ID, Ajaib, Mirae Asset Sekuritas, SMARD, PINA, SFAST dan Invesnow.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Investasi Semakin Mudah,...
Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Reksa Dana di Super Apps BRImo
Reksa Dana Bursa Emas...
Reksa Dana Bursa Emas Syariah Pertama di Indonesia
Rekomendasi
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved