Bantu Pesantren Kembangkan Bisnis lewat Program Santrichain Business Class

Selasa, 04 Juni 2024 - 17:17 WIB
loading...
Bantu Pesantren Kembangkan...
Dalam upaya meningkatkan kapasitas bisnis pesantren, Santrichain telah meluncurkan program inovatif yang diberi nama Santrichain Business Class. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pesantren , sebagai lembaga pendidikan tradisional di Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun kemandirian ekonomi melalui pengembangan bisnis . Dalam upaya meningkatkan kapasitas bisnis pesantren, Santrichain telah meluncurkan program inovatif yang diberi nama "Santrichain Business Class".

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

Pesantren selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan keagamaan, telah menjadi pusat pembelajaran yang memainkan peran penting dalam mengajarkan nilai-nilai agama, moral, dan sosial kepada generasi muda. Namun dengan berkembangnya zaman, tantangan ekonomi semakin kompleks, dan pesantren dihadapkan pada kebutuhan untuk mengembangkan model bisnis yang berkelanjutan.

Santrichain Business Class hadir sebagai solusi inovatif yang bertujuan untuk membantu pesantren mengembangkan potensi bisnisnya melalui pemanfaatan teknologi beserta turunannya. "Program ini menawarkan serangkaian pelatihan dan pembinaan bagi pengelola pesantren dalam berbagai aspek bisnis, mulai dari manajemen keuangan, pemasaran digital, hingga pengelolaan rantai pasok," terang CEO PT Digdaya Pesantren Indonesia, Ahmad Luthfi.

Baca Juga: Bos BI Ungkap 3 Syarat Kembangkan Ekonomi Pesantren

Lebih lanjut diterangkan, salah satu keunggulan utama dari program ini adalah pemberian pelatihan soft skill dan hard skill bagi talenta pesantren yang dimentori langsung oleh para praktisi dan profesional di bidangnya.

"Tentu program ini dimaksudkan untuk menyasar bidang bisnis pesantren agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka menyiapkan talenta pesantren dalam menghadapi tantangan bisnis dan ekonomi ke depan," sambungnya.

Selain itu melalui kerja sama dengan pelaku bisnis lokal maupun internasional, pesantren yang mengikuti program Santrichain Business Class juga memiliki kesempatan untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat ekonomi yang berkelanjutan di komunitas mereka.

Melalui program Santrichain Business Class, diharapkan pesantren dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan memanfaatkan potensi bisnis mereka secara optimal, pesantren dapat menjadi lembaga yang lebih mandiri dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

"Dengan demikian, program Santrichain Business Class bukan hanya sekadar sebuah inovasi dalam pengembangan bisnis pesantren, tetapi juga sebuah langkah konkrit menuju pemberdayaan ekonomi lokal melalui kolaborasi antara pesantren, teknologi, dan komunitas bisnis," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Mendorong Kewirausahaan...
Mendorong Kewirausahaan Berbasis AI dan Transisi Energi Berkelanjutan di Indonesia
MDI Portfolio Impact...
MDI Portfolio Impact Report 2025 Tunjukkan Dampak Lintas Sektor dari Startup
Indonesia Kalah Jauh,...
Indonesia Kalah Jauh, Menko Airlangga: Hanya Punya 25 Startup AI, Singapura Hampir 300
Indonesia Tertinggal...
Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Rasio Kewirausahaan Baru 3,2%
Inovasi Buatan Anak...
Inovasi Buatan Anak Bangsa Unjuk Gigi di Tengah Ancaman Siber Sektor Keuangan
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Rekomendasi
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Jalani Pengajian dan...
Jalani Pengajian dan Siraman, Jennifer Coppen Tampil Anggun dengan Makeup Soft Glam
Berita Terkini
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved