Bayar Utang Ukraina, AS Mendorong Ambil Bunga dari Aset Rusia Rp4.867 T yang Dibekukan
Rabu, 05 Juni 2024 - 21:42 WIB
loading...
A
A
A
Aliran keuntungan yang termasuk rejeki nomplok dari aset Rusia tidak bergerak itu, berjumlah sekitar USD3 hingga USD5 miliar per tahun, kata menteri keuangan.
"Jadi kami berharap ini dapat menjadi sesuatu untuk dipresentasikan kepada para pemimpin pada pertemuan G7 mendatang (di Italia pada pertengahan Juni)," tambah Yellen.
Sanksi Barat seperti diketahui telah membekukan sekitar USD300 miliar atau setara Rp4.867 triliun (Kurs Rp16.224 per USD) dana kedaulatan Rusia sejak pecahnya konflik Ukraina. Lembaga kliring Euroclear yang berbasis di Brussels memegang sekitar 191 miliar euro (USD207 miliar) dari jumlah itu, dan telah menghasilkan hampir 4,4 miliar euro (USD4,7 miliar) dari bunga selama setahun terakhir.
Belakangan AS terus mendorong sekutu-sekutunya agar menyetujui pinjaman sebesar USD50 miliar kepada Kiev dalam waktu dekat.
Wakil sekretaris untuk keuangan internasional di Departemen Keuangan, Brent Neiman mengatakan, bahwa langkah yang diusulkan akan memberikan dorongan fiskal langsung ke Kiev, meskipun masih ada masalah teknis yang harus diselesaikan.
Pinjaman tersebut telah muncul sebagai opsi utama mengingat bahwa negara-negara G7 tetap berselisih mengenai penyitaan aset Rusia secara langsung.
"Jadi kami berharap ini dapat menjadi sesuatu untuk dipresentasikan kepada para pemimpin pada pertemuan G7 mendatang (di Italia pada pertengahan Juni)," tambah Yellen.
Sanksi Barat seperti diketahui telah membekukan sekitar USD300 miliar atau setara Rp4.867 triliun (Kurs Rp16.224 per USD) dana kedaulatan Rusia sejak pecahnya konflik Ukraina. Lembaga kliring Euroclear yang berbasis di Brussels memegang sekitar 191 miliar euro (USD207 miliar) dari jumlah itu, dan telah menghasilkan hampir 4,4 miliar euro (USD4,7 miliar) dari bunga selama setahun terakhir.
Belakangan AS terus mendorong sekutu-sekutunya agar menyetujui pinjaman sebesar USD50 miliar kepada Kiev dalam waktu dekat.
Wakil sekretaris untuk keuangan internasional di Departemen Keuangan, Brent Neiman mengatakan, bahwa langkah yang diusulkan akan memberikan dorongan fiskal langsung ke Kiev, meskipun masih ada masalah teknis yang harus diselesaikan.
Pinjaman tersebut telah muncul sebagai opsi utama mengingat bahwa negara-negara G7 tetap berselisih mengenai penyitaan aset Rusia secara langsung.
Lihat Juga :