5 Produk Makanan dan Minuman Rusia yang Laku Keras di China, dari Miras hingga Susu

Kamis, 06 Juni 2024 - 12:09 WIB
loading...
5 Produk Makanan dan...
Produk makanan dan minuman Rusia yang laku keras di China. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Ada banyak produk Rusia yang laku di China . Beberapa di antaranya berupa makanan atau minuman. Rusia menikmati hubungannya yang semakin mesra dengan China. Sikap terbuka Beijing kepada Moskow telah memberikan sedikit kelegaan bagi Vladimir Putin atas dampak sanksi Barat yang berusaha memukul perekonomian negaranya.

Mengutip laman ForeignPolicy, Kamis (6/6/2024), perdagangan antara Rusia dan China melonjak hingga mencapai rekor USD240 miliar pada 2023 dan terus meningkat pada kuartal pertama tahun ini. Sebagian besar nilainya didapat dari pengiriman minyak dan gas alam ke Beijing.

Selain dalam bidang sumber daya alam seperti minyak, Rusia juga banyak memasarkan jenis produk lain di China. Misalnya, dalam sektor makanan atau minuman. Berikut beberapa di antaranya.

Produk makanan dan minuman Rusia yang Laku di China:

1. Miras

Minuman keras berlabel asing sangat populer di China. Salah satu alasannya karena masyarakat setempat kurang mempercayai produsen lokal akibat kualitas produknya dirasa buruk.

Mengutip DaxueConsulting, bir menjadi salah satu barang ekspor utama alkohol Rusia di China. Per 2020 lalu, diperkirakan ada lebih dari 50 merek bir Rusia yang telah memasuki pasar China. Baca Juga: Lagi Viral di China, Kopi Dicampur Irisan Daun Bawang

Misalnya, perusahaan Baltika yang diketahui sudah memasok bir ke China selama belasan tahun. Selain itu, Rusia juga mengekspor vodka Beluga ke China setelah menandatangani perjanjian distribusi eksklusif dengan “Camus”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Jelang Lawan Arab Saudi,...
Jelang Lawan Arab Saudi, Yamal Belum Siap Main 90 Menit
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved