alexametrics

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak 6 Saham Ini

loading...
IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak 6 Saham Ini
IHSG pada hari ini diprediksi berkisar di level 6.430,666 hingga 6.416,594. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, diprediksi terkoreksi, seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Analis saham dari Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memperkirakan laju Indeks pada Jumat (29/3/2019) berkisar di level 6.430,666 hingga 6.416,594

"'Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Selain itu, Stochastic dan RSI berada di area netral," terang Lanjar di Jakarta.



Meskipun demikian, kata dia, terlihat pola bearish piercing candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG. "Sehingga IHSG berpeluang menuju ke area support," jelasnya. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, sebagai berikut:

1. ANTM
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level Rp870-Rp890, dengan target harga secara bertahap di level Rp915, Rp1.075, dan Rp1.235. Support: Rp845.

2. BMRI
Saat ini pergerakan harga saham bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level Rp7.175-Rp7.425, dengan target harga secara bertahap di level Rp7.700, Rp7.900, Rp8.050, dan Rp8.650. Support: Rp7.175 dan Rp6.950.

3. INCO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger. Dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area Rp3.310-Rp3.350, dengan target harga secara bertahap di Rp3.450, Rp3.640, Rp3.890, Rp4.460, dan Rp5.050. Support: Rp3.310 dan Rp3.180.

4. INDF
Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level level Rp6.500-Rp6.600, dengan target harga secara bertahap di level Rp6.775, Rp7.400, dan Rp8.050. Support: Rp6.500 dan Rp6.300.

5. SCMA
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level Rp1.640-Rp1.660, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.670, Rp1.690, dan Rp1.720. Support: Rp1.640 dan Rp1.620.

6. WEGE
Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Sell on Strength" pada area level Rp400-Rp412, dengan target harga secara bertahap di level Rp390 dan Rp386. Resistance: Rp418.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak