DEPO Bagikan Dividen Rp27,16 Miliar, Cair Pertengahan Juni
Jum'at, 07 Juni 2024 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Pertumbuhan industri itu tercermin dari kenaikan top line DEPO, yang membukukan penjualan bersih senilai Rp 2,68 triliun atau tumbuh 5% dibandingkan tahun 2022. DEPO juga berhasil menjaga tingkat margin laba kotor pada kisaran 19% setara dengan Rp 507 miliar.
"Kebijakan strategis tahun 2023 adalah perluasan basis pelanggan dengan pembukaan gerai fisik, peningkatan operasi ramah lingkungan, dan peningkatan pelayanan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia," jelas Kambiyanto.
Prospek 2024
Total aset DEPO hingga Desember 2023 naik menjadi Rp 2,08 triliun dari Rp 1,78 triliun pada akhir 2022. Liabilitas naik menjadi Rp 836,68 miliar dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp 609,97 miliar.
Bersamaan dengan itu, ekuitas naik menjadi Rp 1,24 triliun dari Rp 1,17 triliun pada akhir 2022.
"Dengan kinerja tahun 2023 yang penuh dengan potensi, Perseroan optimistis dalam menyusun rencana bisnis tahunan untuk 2024 dengan proyeksi target pertumbuhan penjualan bersih dan laba bersih masing-masing sekitar 13,4% dan 31,2% dari realisasi tahun 2023," jelasnya.
Baca Juga: Dharma Polimetal Bagikan Dividen Rp171,29 M, Setara 28% dari Laba 2023
Pihaknya berencana melakukan pengembangan dengan memanfaatkan potensi dari enam lokasi land bank yang sudah dimiliki. Dari estimasi rencana belanja modal (capex) DEPO tahun 2024 sebesar Rp 260 miliar, sebesar Rp104 miliar telah direalisasikan untuk perolehan land bank dan juga proses konstruksi.
"Kebijakan strategis tahun 2023 adalah perluasan basis pelanggan dengan pembukaan gerai fisik, peningkatan operasi ramah lingkungan, dan peningkatan pelayanan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia," jelas Kambiyanto.
Prospek 2024
Total aset DEPO hingga Desember 2023 naik menjadi Rp 2,08 triliun dari Rp 1,78 triliun pada akhir 2022. Liabilitas naik menjadi Rp 836,68 miliar dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp 609,97 miliar.
Bersamaan dengan itu, ekuitas naik menjadi Rp 1,24 triliun dari Rp 1,17 triliun pada akhir 2022.
"Dengan kinerja tahun 2023 yang penuh dengan potensi, Perseroan optimistis dalam menyusun rencana bisnis tahunan untuk 2024 dengan proyeksi target pertumbuhan penjualan bersih dan laba bersih masing-masing sekitar 13,4% dan 31,2% dari realisasi tahun 2023," jelasnya.
Baca Juga: Dharma Polimetal Bagikan Dividen Rp171,29 M, Setara 28% dari Laba 2023
Pihaknya berencana melakukan pengembangan dengan memanfaatkan potensi dari enam lokasi land bank yang sudah dimiliki. Dari estimasi rencana belanja modal (capex) DEPO tahun 2024 sebesar Rp 260 miliar, sebesar Rp104 miliar telah direalisasikan untuk perolehan land bank dan juga proses konstruksi.
Lihat Juga :