Tingkatkan Kinerja, Wahana Inti Selaras Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun
Selasa, 11 Juni 2024 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pertumbuhan industri konstruksi dan pertambangan. Hingga Desember 2023 WISEL telah memiliki 224 outlet di seluruh Indonesia, dengan sekitar 1.600 teknisi yang tersertifikasi. Inventori suku cadang mencapai sekitar USD75 juta.
WISEL juga memiliki tiga fasilitas Component Reman Center (CRC) untuk komponen utama dengan total kapasitas lebih dari 2.000 komponen per tahun. WISEL juga mengembangkan layanan platform digital Telematics mobile application dan command centre.
Adapun, WISEL telah menjalin kerja sama dengan berbagai produsen alat berat seperti Volvo Truck, Volvo CE (Construction Equipment), Volvo Buses, SDLG, Renault Truck, Kalmar, Manitou dan John Deere. Portofolio produk WISEL berasal dari produsen tersebut.
Dalam Penawaran Umum Obligasi III Wahana Inti Selaras Tahun 2024, WISEL mendapatkan peringkat idA (Single A). Ada tiga seri yang ditawarkan, yakni Seri A dengan jangka waktu 370 hari kalender (7,25% - 7,95%), Seri B jangka waktu 3 tahun (8% - 8,75%) dan Seri C jangka waktu 5 tahun (8,25% - 9%).
Baca Juga: Tumbuh 9,47%, Penerbitan Surat Utang BEI Nyaris Tembus Rp100 Triliun
WISEL juga memiliki tiga fasilitas Component Reman Center (CRC) untuk komponen utama dengan total kapasitas lebih dari 2.000 komponen per tahun. WISEL juga mengembangkan layanan platform digital Telematics mobile application dan command centre.
Adapun, WISEL telah menjalin kerja sama dengan berbagai produsen alat berat seperti Volvo Truck, Volvo CE (Construction Equipment), Volvo Buses, SDLG, Renault Truck, Kalmar, Manitou dan John Deere. Portofolio produk WISEL berasal dari produsen tersebut.
Dalam Penawaran Umum Obligasi III Wahana Inti Selaras Tahun 2024, WISEL mendapatkan peringkat idA (Single A). Ada tiga seri yang ditawarkan, yakni Seri A dengan jangka waktu 370 hari kalender (7,25% - 7,95%), Seri B jangka waktu 3 tahun (8% - 8,75%) dan Seri C jangka waktu 5 tahun (8,25% - 9%).
Baca Juga: Tumbuh 9,47%, Penerbitan Surat Utang BEI Nyaris Tembus Rp100 Triliun
Lihat Juga :