alexametrics

Pupuk Indonesia Sebar 6.000 Paket Pangan Murah di Berbagai Wilayah

loading...
Pupuk Indonesia Sebar 6.000 Paket Pangan Murah di Berbagai Wilayah
PT Pupuk Indonesia melalui anak-anak usahanya secara serempak menggelar Pekan Pangan Murah di beberapa daerah di Tanah Air. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia melalui anak-anak usahanya secara serempak menggelar kegiatan Pekan Pangan Murah di beberapa daerah di Tanah Air. PT Pupuk Kujang mendapat jatah melaksanakan kegiatan di Cirebon, Jawa Barat. Sementara, PT Petrokimia Gresik menyelenggarakan Pekan Pasar Murah di Mojokerto, Jawa Timur, dan PT Pupuk Kaltim di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kegiatan Pekan Pangan Murah merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kementerian BUMN Ke-21. Hal tersebut juga sebagai bukti sinergi yang kuat antarperusahaan-perusahaan negara dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana mengungkapkan komoditas pangan yang dijual merupakan hasil produksi dari berbagai BUMN yang bergerak di sektor agrobisnis seperti Perum Bulog yang membantu menyediakan beras dan PT Perkebunan Nusantara yang menyuplai minyak goreng dan gula pasir. Ada juga PT Garam dan PT PPI yang memasok garam dan ikan kaleng.



"Tercatat, sebanyak 6.000 paket pangan dijual dengan harga Rp10.000 per paket. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan masyarakat sehari-hari, terlebih dalam periode memasuki Ramadan," ujar Wijaya melalui keterangan resmi, Jumat (12/4/2019).

Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi mengatakan, sudah menjadi tugas BUMN untuk hadir di tengah masyarakat, baik untuk aktivitas-aktivitas sosial maupun kegiatan pengembangan bisnis.

"Dengan begitu, kami bisa mendukung kegiatan perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Tidak hanya di kota saja tapi juga di berbagai wilayah di Tanah Air," tutur Meizar.

Satu hal yang unik dari kegiatan Pekan Pangan Murah, dalam pembelian, masyarakat diwajibkan melakukan transaksi dengan menggunakan aplikasi LinkAja.

Strategi tersebut diterapkan untuk memperkenalkan dompet digital BUMN itu kepada masyarakat. Nantinya, masyarakat dapat membeli bebragai kebutuhan pokok dengan memanfaatkan aplikasi tersebut di gerai-gerai atau warung-warung yang bekerja sama dengan perusahaan negara.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak