Rilis Daftar The Global 2000, Forbes Nobatkan BRI sebagai Perusahaan Terbesar di Indonesia
Sabtu, 15 Juni 2024 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan apresiasi dan rasa bangga atas pengakuan dari Forbes Internasional utamanya ketika perseroan menghadapi kondisi ekonomi global yang penuh dengan tantangan.
“Sekali lagi dunia internasional mengakui kinerja positif BRI, dan kiprah BRI sebagai perusahaan BUMN mampu untuk terus memberikan pengaruh secara global,” ujar Sunarso.
Dari sisi kinerja, BRI mencetak pertumbuhan laba positif menjadi senilai Rp15,98 triliun di kuartal I 2024. BRI juga tercatat menyalurkan kredit sebesar Rp1.308,65 triliun atau tumbuh 10,89 persen yoy. Dari penyaluran kredit tersebut, 83,25 persen di antaranya atau 1.089,41 triliun merupakan portofolio kredit untuk segmen UMKM.
Sementara dana pihak ketiga BRI tercatat tumbuh lebih kencang 12,80 persen menjadi Rp1.416,21 triliun. Total aset perusahan juga meningkat 9,11 persen menjadi Rp1.989 triliun. Dari sisi permodalan BRI didukung dengan CAR yang kuat atau berada di level 23,97 persen dengan rasio pinjaman terhadap simpanan atau LDR 83,28 persen. Perusahaan juga mencadangkan NPL coverage sebesar 214,26 persen.
“Sekali lagi dunia internasional mengakui kinerja positif BRI, dan kiprah BRI sebagai perusahaan BUMN mampu untuk terus memberikan pengaruh secara global,” ujar Sunarso.
Dari sisi kinerja, BRI mencetak pertumbuhan laba positif menjadi senilai Rp15,98 triliun di kuartal I 2024. BRI juga tercatat menyalurkan kredit sebesar Rp1.308,65 triliun atau tumbuh 10,89 persen yoy. Dari penyaluran kredit tersebut, 83,25 persen di antaranya atau 1.089,41 triliun merupakan portofolio kredit untuk segmen UMKM.
Sementara dana pihak ketiga BRI tercatat tumbuh lebih kencang 12,80 persen menjadi Rp1.416,21 triliun. Total aset perusahan juga meningkat 9,11 persen menjadi Rp1.989 triliun. Dari sisi permodalan BRI didukung dengan CAR yang kuat atau berada di level 23,97 persen dengan rasio pinjaman terhadap simpanan atau LDR 83,28 persen. Perusahaan juga mencadangkan NPL coverage sebesar 214,26 persen.
(ars)
Lihat Juga :