Kedua Kalinya Smelter di Morowali Meledak, Pengamat Sebut Teknologi China Ecek-ecek

Sabtu, 15 Juni 2024 - 19:49 WIB
loading...
Kedua Kalinya Smelter...
Menurut Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Fahmy Radhi, MBA, peristiwa tersebut mengindikasikan bahwa smelter China itu tidak menggunakan sistem keamanan yang andal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tungku smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali , Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali meledak setelah 5 bulan lalu kecelakaan serupa pernah terjadi. Menurut Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Fahmy Radhi, MBA, peristiwa tersebut mengindikasikan bahwa smelter China itu tidak menggunakan sistem keamanan yang andal.

"Ini kan yang kedua kalinya. Makin menguatkan indikasi bahwa smelter yang dari China itu teknologinya memang ecek-ecek," ungkapnya saat diwawancarai MNC Portal Indonesia melalui sambungan telepon, Sabtu (15/6/2024).

Baca Juga: Lagi! Tungku Smelter Meledak, Peneliti: Pemerintah Harus Tanggung Jawab

Fahmy mengatakan, dengan teknologi keamanan yang buruk, maka tidak heran tungku smelter relatif mudah terbakar atau meledak. Ia pun menuntut agar pemerintah tegas dalam mengambil sikap.

Baca Juga: Tungku Smelter di PT ITSS Morowali Kembali Meledak, Begini Respons Menteri ESDM

Ia menyampaikan, pemerintah harus melakukan audit forensik terhadap smelter yang ada menyangkut masalah sistem keamanannya. Jika ditemukan kelalaian, maka harus dicabut izin operasional-nya.

"Karena itu memakan korban nyawa manusia yang kebetulan itu rakyat Indonesia yang harus dilindungi oleh negara. Pemerintah harus tegas, kau tidak sesuai, cabut izinnya, perbaiki dulu sistem keamanannya," lanjutnya.

Sambung dia menambahkan, baik Pemerintah maupun perusahaan jangan abai terhadap keselamatan para pekerja. Ia pun berpendapat bahwa saat ini Pemerintah lebih mementingkan investasi dibanding nyawa manusia.

"Audit forensik untuk menilai kembali sistem keamanan, kalau tidak memenuhi maka harus diperbaiki. Tapi kalau meledak lagi ya cabut izinnya, tapi masalahnya apakah mereka (Pemerintah) berani atau tidak," ujar Fahmy.

"Saya melihat Pemerintah lebih mementingkan masuknya investasi daripada nyawa manusia Indonesia. Saya memperkirakan yang penting investasi smelter masuk, mau makan korban berapa pun ya biasa biasa saja," tutupnya.

Untuk diketahui, tungku smelter PT ITSS meledak semalam, Kamis (13/6), menimbulkan keprihatinan mendalam. Insiden ini menimpa dua karyawan yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

Kejadian bermula saat karyawan sedang membersihkan lantai pabrik dari terak baja, sebuah tindakan sederhana yang sayangnya berujung pada kecelakaan serius. Salah satu karyawan tanpa sengaja menyiram air ke terak yang baru dipotong, menyebabkan semburan uap panas yang mengenai mereka.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Bahlil Cerita Asal Usul...
Bahlil Cerita Asal Usul Rencana Pungutan Ekspor Nikel, Pengusaha Setengah Hati Bangun Hilirisasi
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
GEM Salurkan Hewan Kurban...
GEM Salurkan Hewan Kurban untuk Warga dan Karyawan di Morowali
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Berita Terkini
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved