Daftar BUMN dengan Laba Terbesar Sepanjang 2023, dari BRI hingga Pertamina Siapa Juaranya?
Selasa, 18 Juni 2024 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
3. Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi BUMN ketiga dengan nilai laba bersih tertinggi. Di mana perusahaan bisa mengantongi laba bersih Rp55,1 triliun sepanjang 2023.
Realisasi itu tumbuh 33,7 perswn secara year on year (YoY) atau terbesar sejak Bank pelat merah ini didirikan 25 tahun lalu. Perseroan fokus terhadap strategi bisnis untuk mendorong pertumbuhan berbasis ekosistem, serta didukung dengan strategi digitalisasi, berhasil melewati 2023 dengan mencetak pertumbuhan kinerja gemilang.
Terlihat dari total aset konsolidasi Bank Mandiri yang berhasil menembus Rp2.174,2 triliun di akhir 2023, naik 9,12 persen dari tahun sebelumnya, yaitu Rp1.992,5 triliun.
Kenaikan ini tidak terlepas dari realisasi penyaluran kredit di 2023 yang mencapai Rp1.398,1 triliun, tumbuh 16,3 persen, melampaui pertumbuhan kredit industri yang sebesar 10,38 persen.
4. MIND ID
Laba bersih PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID tahun buku 2023 ada di angka Rp27,5 triliun. Nilai itu membuat Holding BUMN Pertambangan ini menduduki posisi keemapt sebagai BUMN dengan keuntungam jumbo.
Laba bersih MIND naik 22,4 persen dari capaian tahun sebelumnya. Capaian positif ini lantaran perusahaan mampu menjaga kinerja dengan optimal. Perseroan berhasil merealisasikan berbagai rencana strategis sehingga kinerja keuangan dan operasional makin baik.
Baca Juga: BRI Cetak Laba Bersih Rp15,98 Triliun di Kuartal I-2024
Secara operasional, MIND ID memproduksi 41,90 juta ton batu bara, 15.300 ton timah ingot, 214.900 ton aluminium, 13,44 juta ton nikel, 21.500 ton feronikel, 2,01 juta ton bauksit, serta 1,2 ton emas sepanjang tahun lalu. Kondisi geopolitik yang tak pasti yang berpengaruh pada harga komoditas dan kurs rupiah mampu dimitigasi MIND ID dan anggota Holding.
5. Telkom
Emiten telekomunikasi pelat merah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), membukukan lonjakan kenaikan laba sebesar 18,34 persen sepanjang 2023 menjadi Rp 24,56 triliun.
Capaian tersebut naik dari tahun sebelumnya, di mana laba Telkom berada di angka Rp 20,75 triliun pada 2022 silam. Lonjakan laba tersebut terjadi meski perusahaan membukukan kenaikan tipis dari sisi top line, dengan pendapatan Telkom tahun lalu naik 1,29 persen menjadi Rp 149,22 triliun.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi BUMN ketiga dengan nilai laba bersih tertinggi. Di mana perusahaan bisa mengantongi laba bersih Rp55,1 triliun sepanjang 2023.
Realisasi itu tumbuh 33,7 perswn secara year on year (YoY) atau terbesar sejak Bank pelat merah ini didirikan 25 tahun lalu. Perseroan fokus terhadap strategi bisnis untuk mendorong pertumbuhan berbasis ekosistem, serta didukung dengan strategi digitalisasi, berhasil melewati 2023 dengan mencetak pertumbuhan kinerja gemilang.
Terlihat dari total aset konsolidasi Bank Mandiri yang berhasil menembus Rp2.174,2 triliun di akhir 2023, naik 9,12 persen dari tahun sebelumnya, yaitu Rp1.992,5 triliun.
Kenaikan ini tidak terlepas dari realisasi penyaluran kredit di 2023 yang mencapai Rp1.398,1 triliun, tumbuh 16,3 persen, melampaui pertumbuhan kredit industri yang sebesar 10,38 persen.
4. MIND ID
Laba bersih PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID tahun buku 2023 ada di angka Rp27,5 triliun. Nilai itu membuat Holding BUMN Pertambangan ini menduduki posisi keemapt sebagai BUMN dengan keuntungam jumbo.
Laba bersih MIND naik 22,4 persen dari capaian tahun sebelumnya. Capaian positif ini lantaran perusahaan mampu menjaga kinerja dengan optimal. Perseroan berhasil merealisasikan berbagai rencana strategis sehingga kinerja keuangan dan operasional makin baik.
Baca Juga: BRI Cetak Laba Bersih Rp15,98 Triliun di Kuartal I-2024
Secara operasional, MIND ID memproduksi 41,90 juta ton batu bara, 15.300 ton timah ingot, 214.900 ton aluminium, 13,44 juta ton nikel, 21.500 ton feronikel, 2,01 juta ton bauksit, serta 1,2 ton emas sepanjang tahun lalu. Kondisi geopolitik yang tak pasti yang berpengaruh pada harga komoditas dan kurs rupiah mampu dimitigasi MIND ID dan anggota Holding.
5. Telkom
Emiten telekomunikasi pelat merah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), membukukan lonjakan kenaikan laba sebesar 18,34 persen sepanjang 2023 menjadi Rp 24,56 triliun.
Capaian tersebut naik dari tahun sebelumnya, di mana laba Telkom berada di angka Rp 20,75 triliun pada 2022 silam. Lonjakan laba tersebut terjadi meski perusahaan membukukan kenaikan tipis dari sisi top line, dengan pendapatan Telkom tahun lalu naik 1,29 persen menjadi Rp 149,22 triliun.
Lihat Juga :