Rusia dan Vietnam Kompak Buang Dolar, Putin Puji Dedolarisasi di Asia
Kamis, 20 Juni 2024 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip statistik resmi, presiden Rusia mengatakan bahwa perdagangan bilateral meningkat 8% pada tahun 2023 dan terus tumbuh, dan menambahkan bahwa sektor energi tetap menjadi bidang kerja sama yang penting secara strategis.
"Makanan, sumber daya mineral, mesin, dan peralatan diekspor ke Vietnam. Banyak barang Vietnam, termasuk pakaian, buah-buahan, sayuran, dan produk pertanian lainnya, diminati di pasar Rusia," kata Putin, memuji peran perjanjian perdagangan ekonomi bebas antara Uni Ekonomi Eurasia yang dipimpin Rusia dan Vietnam.
EAEU, yang didirikan pada tahun 2015 didasarkan pada Serikat Pabean Rusia, Kazakhstan, dan Belarus. Kemudian bergabung dengan Armenia dan Kirgistan. Pada 2016, Vietnam secara resmi menjadi negara non-regional pertama yang menjadi mitra perdagangan bebas blok ini.
Baca Juga: Rusia Umumkan Syarat Baru Jadi Anggota BRICS, Dilarang Keras Dukung Sanksi Barat
Kelompok ini juga memiliki tiga negara pengamat, yakni Kuba dan dua negara bekas Soviet lainnya, Moldova dan Uzbekistan. Iran juga diperkirakan akan bergabung dengan EAEU. Serikat ini dirancang untuk memastikan pergerakan bebas barang, jasa, modal, dan pekerja di antara negara-negara anggota.
"Makanan, sumber daya mineral, mesin, dan peralatan diekspor ke Vietnam. Banyak barang Vietnam, termasuk pakaian, buah-buahan, sayuran, dan produk pertanian lainnya, diminati di pasar Rusia," kata Putin, memuji peran perjanjian perdagangan ekonomi bebas antara Uni Ekonomi Eurasia yang dipimpin Rusia dan Vietnam.
EAEU, yang didirikan pada tahun 2015 didasarkan pada Serikat Pabean Rusia, Kazakhstan, dan Belarus. Kemudian bergabung dengan Armenia dan Kirgistan. Pada 2016, Vietnam secara resmi menjadi negara non-regional pertama yang menjadi mitra perdagangan bebas blok ini.
Baca Juga: Rusia Umumkan Syarat Baru Jadi Anggota BRICS, Dilarang Keras Dukung Sanksi Barat
Kelompok ini juga memiliki tiga negara pengamat, yakni Kuba dan dua negara bekas Soviet lainnya, Moldova dan Uzbekistan. Iran juga diperkirakan akan bergabung dengan EAEU. Serikat ini dirancang untuk memastikan pergerakan bebas barang, jasa, modal, dan pekerja di antara negara-negara anggota.
(nng)
Lihat Juga :