Rusia Umumkan Syarat Baru Jadi Anggota BRICS, Dilarang Keras Dukung Sanksi Barat
Rabu, 19 Juni 2024 - 07:44 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam sebuah konferensi pers setelah KTT BRICS di Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Juli 2018. FOTO/Sputnik/Alexei Nikolsky
A
A
A
JAKARTA - Setiap negara yang ingin bergabung dengan kelompok BRICS tidak boleh berpartisipasi dalam sanksi-sanksi sepihak yang ilegal. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov dengan menekankan bahwa hal ini merupakan kriteria utama bagi Moskow untuk menyambut anggota baru. Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Moskow pada hari Selasa, sang diplomat menyinggung visi Rusia untuk perluasan BRICS.
"Bagi kami, salah satu kriteria utama untuk masuk ke BRICS dan menyambut negara-negara mitra adalah tidak berpartisipasi dalam kebijakan sanksi ilegal, langkah-langkah pembatasan ilegal terhadap peserta BRICS, pertama-tama, tentu saja, terhadap Rusia," kata Ryabkov dikutip dari Russian Today, Rabu (19/6/2024).
Baca Juga: Putin Tiba di Korea Utara, Langsung Disambut Kim Jong-un
Sikap tegas ini harus disambut dengan pemahaman penuh oleh anggota BRICS lainnya. Moskow berharap posisi seperti itu untuk mempertahankan sifat inti saat kelompok ini tumbuh di masa depan.
"Fakta bahwa BRICS akan tumbuh dan menemukan bentuk-bentuk baru baik dengan mitra maupun dalam hal perluasannya sendiri tidak dapat disangkal," kata diplomat tersebut, seraya menambahkan bahwa sepuluh anggota kelompok saat ini telah menyesuaikan diri satu sama lain dan sekarang bekerja sebagai sebuah tim.
"Bagi kami, salah satu kriteria utama untuk masuk ke BRICS dan menyambut negara-negara mitra adalah tidak berpartisipasi dalam kebijakan sanksi ilegal, langkah-langkah pembatasan ilegal terhadap peserta BRICS, pertama-tama, tentu saja, terhadap Rusia," kata Ryabkov dikutip dari Russian Today, Rabu (19/6/2024).
Baca Juga: Putin Tiba di Korea Utara, Langsung Disambut Kim Jong-un
Sikap tegas ini harus disambut dengan pemahaman penuh oleh anggota BRICS lainnya. Moskow berharap posisi seperti itu untuk mempertahankan sifat inti saat kelompok ini tumbuh di masa depan.
"Fakta bahwa BRICS akan tumbuh dan menemukan bentuk-bentuk baru baik dengan mitra maupun dalam hal perluasannya sendiri tidak dapat disangkal," kata diplomat tersebut, seraya menambahkan bahwa sepuluh anggota kelompok saat ini telah menyesuaikan diri satu sama lain dan sekarang bekerja sebagai sebuah tim.
Lihat Juga :