Kekayaan Bos Kartel Narkoba Pablo Escobar, Seminggu Kantongi Rp6,8 Triliun

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:20 WIB
loading...
Kekayaan Bos Kartel...
Pablo Escobar, bos kartel narkoba asal Kolombia yang tekenal dengan kedermawanannya. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Kekayaan Pablo Escobar pada masa kejayaannya terbilang luar biasa sebagai raja kartel narkoba. Pria asal kolombia ini bahkan sempat masuk dalam daftar miliarder Forbes selama tujuh tahun berturut-turut.

Awalnya Pablo Escobar hanyalah seorang petani Kolombia yang hidup di bawah kemiskinan. Namun itu berubah drastis setelah dirinya menemukan bisnis kokain yang membuatnya menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Menurut laman Independent, meskipun asal usulnya sederhana, Pablo Escobar menjadi pemimpin kartel Medellín, yang menguasai 80% pasar kokain global. Berdasar penuturan jurnalis Ioan Grillo, kartel Medellín menyelundupkan sekitar 15 ton kokainnya langsung ke pantai Florida, AS setiap harinya.

Kekayaan Pablo Escobar

Bisnisnya yang berkembang besar itu membuat pria berjuluk El Patron itu menerima kekayaan besar. Pada pertengahan tahun 1980-an, kartel Escobar menghasilkan sekitar USD420 juta atau sekitar Rp 6,8 triliun (kurs Rp 16.388) per minggu, atau totalnya hampir USD22 miliar atau Rp 360,5 triliun per tahun.

Baca Juga: Profil dan Kekayaan Raja Juli Antoni, Plt Wakil Kepala OIKN yang Baru

Escobar masuk dalam daftar miliarder internasional Forbes selama tujuh tahun berturut-turut, dari tahun 1987 hingga 1993. Pada tahun 1989, ia tercatat sebagai orang terkaya ketujuh di dunia.

Untuk total kekayaannya sendiri tidak bisa diverifikasi secara langsung karena pekerjaannya yang termasuk bisnis kotor. Perkiraan kekayaan Pablo Escobar ini sekitar USD30 miliar atau sekitar Rp 491,6 triliun.

Meskipun Pablo Escobar terkenal akan kedermawanannya yang banyak membantu masyarakat miskin di Kolombia, Dalam perjalanannya, Pablo dan kartelnya bertanggung jawab atas ribuan, bahkan mungkin puluhan ribu pembunuhan. Banyak dari pembunuhan ini terjadi pada warga sipil yang tidak bersalah.

Dengan kekayaannya ini, Pablo juga kerap melakukan suap pada pejabat-pejabat supaya bisnisnya selalu lancar dan tidak terendus pihak berwenang. Kolombia, Peru dan Bolivia merupakan produsen utama tanaman koka sebagai bahan baku kokain.

Baca Juga: 10 Kartel Narkoba Terbesar di Dunia, Ada yang Pendapatannya Rp311 Triliun

Nilai ekspor kokain di dunia sebenarnya hanya separuh dari kopi, sebagai sesama komoditas yang diawali dengan budidaya sebelum dikonsumsi. Pemerintahan Escobar berakhir pada tahun 1993 ketika dia dibunuh oleh pihak berwenang Kolombia dalam baku tembak yang dramatis. Kartelnya dibubarkan, dan kematiannya menandai berakhirnya era perdagangan narkoba yang penuh kekerasan di Kolombia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketimpangan Dunia Makin...
Ketimpangan Dunia Makin Lebar, 75 Persen Kekayaan Global Dikuasai Hanya 10% Miliarder
Harta Kekayaan Bupati...
Harta Kekayaan Bupati Pati Sudewo yang Naikkan PBB 250%, Capai Rp31,5 Miliar
Prabowo Sebut Belanda...
Prabowo Sebut Belanda Rampas Kekayaan Indonesia Rp504.000 Triliun, Setara 140 Kali APBN
Duel Ekonomi BRICS vs...
Duel Ekonomi BRICS vs G7, Siapa yang Paling Kaya di 2025?
Harta 38 Miliarder Arab...
Harta 38 Miliarder Arab Jauh Lebih Besar dari PDB 130 Negara, Tembus Rp2.111 Triliun
10 Organisasi Keagamaan...
10 Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia, Muhammadiyah Jadi Wakil Indonesia
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Rekomendasi
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved