Prabowo Sebut Belanda Rampas Kekayaan Indonesia Rp504.000 Triliun, Setara 140 Kali APBN

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:15 WIB
loading...
Prabowo Sebut Belanda...
Presiden Prabowo Subianto. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan selama masa penjajahan, Belanda telah mengambil kekayaan Indonesia senilai USD31 triliun atau setara Rp504.000 triliun. Nilai tersebut setara dengan 140 kali Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Indo Defence Expo & Forum 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6). Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti dampak panjang penjajahan terhadap bangsa Indonesia.

"Ratusan tahun kita diduduki bangsa-bangsa lain. Rakyat kita, budaya kita, politik kita dihancurkan. Kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil," ujar Prabowo di hadapan peserta forum.

Baca Juga: Prabowo Optimistis Indonesia Bisa Hilangkan Kemiskinan Jauh Sebelum 2045

Prabowo mengutip salah satu riset yang menyebutkan bahwa selama masa kolonialisme, Belanda telah membawa pulang kekayaan Indonesia dengan nilai yang jika dikonversikan ke kurs saat ini mencapai USD31 triliun.

Sebagai perbandingan, Prabowo menyebut Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini berada di angka USD1,5 triliun. "Berarti kekayaan yang telah diambil dari bangsa Indonesia sama dengan sekitar 18 kali seluruh produksi bangsa Indonesia, atau setara dengan anggaran kita selama 140 tahun," tegasnya.

Menurut Prabowo, fakta sejarah tersebut menjadi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia untuk menjaga dan mengelola kekayaan nasional ke depan. Ia menilai, jika kekayaan tersebut dapat dipertahankan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Rekomendasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved