alexametrics

Melirik Potensi Bisnis Kopi Kekinian dengan Investasi Minim

loading...
Melirik Potensi Bisnis Kopi Kekinian dengan Investasi Minim
Konsep kedai susu Coffee to Go tengah digandrungi konsumen dan calon pelaku usaha. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Salah satu usaha yang terus menggeliat di Tanah Air adalah sektor kopi. Hal itu terlihat dari terus menjamurnya kehadiran kedai kopi. Bahkan kini muncul konsep kafe maupun kedai kopi drive thru yang popular dengan istilah Coffee to Go, sebut saja Kulo, Kopi Tuku, Kopi Janji Jiwa, Nyopee, serta Kopi Kenangan yang baru-baru ini mendapatkan tambahan modal pengembangan usaha USD8 Juta dari Alpha JWC.

Istilah Coffee to Go sendiri merupakan konsep jualan kopi dengan kedai sederhana, dimana pembeli umumnya membeli kopi untuk dibawa sebagai teman perjalanan atau dibawa pulang (take away). Tak kalah dengan konsep kedai kopi ala kafe, Coffee to Go juga jadi incaran para pengusaha karena modalnya yang relatif lebih kecil dibandingkan kafe.

Menu yang membuat bisnis kopi ini hidup adalah es kopi susu kekinian. Melihat potensi bisnis yang menjanjikan dari franchise es kopi susu kekinian dari Coffe to Go, banyak pula orang tertarik untuk berinvestasi berjualan es kopi susu dengan konsep tersebut. Namun mereka masih bingung harus memulainya dari mana.



Berangkat dari hal tersebut, @nyopee.id salah satu brand franchise Coffee to Go karya anak bangsa, menawarkan paket lengkap kemitraan dengan nilai investasi yang sangat terjangkau, yakni Rp5 jutaan. “Kami hadir membantu para calon pengusaha yang tertarik membuka kedai Coffee to Go tapi memiliki modal terbatas, sehingga sekarang siapa saja bisa memiliki bisnis es kopi susu kekinian karena modalnya terjangkau,“ ungkap Riskha, Marketing Manager ‘Nyopee’.

Investasi tersebut berlaku selama Ramadhan. “Promo ini terbatas periodenya, yakni hanya selama Ramadhan 2019, setelah itu harga kemitraan es kopi susu kekinian ini akan kembali normal,” pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak