Produksi Kopi Indonesia Terus Digenjot hingga Sejajar dengan Luas Lahan Panen
Rabu, 20 Desember 2023 - 21:45 WIB
loading...
Produksi kopi Indonesia masih belum selaras dengan luas panen. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Areal panen kopi di Indonesia rata-rata seluas 1,25 juta hektare (ha) per tahun, menempati posisi terbesar kedua setelah Brazil. Namun secara total produksi, Indonesia hanya menduduki peringkat keempat, dan perkebunan kopi rakyat mendominasi hasil produksi hingga 96,1%.
Baca juga: Dekatkan Produk Bubuk Minuman ke Pelaku Usaha Kopi lewat Ajang Jakarta Coffee Championship
Fakta yang disodorkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas kopi Indonesia tergolong rendah, hanya sekitar 0,56 ton/ha per tahun dan menempati urutan ke-14 di dunia.
Di sisi lain, permintaan kopi di pasar dunia terus meningkat seiring dengan naiknya konsumsi. Dilematika ini memerlukan intervensi kebijakan pemerintah untuk memfasilitasi peran serta para petani, kelompok petani, dan juga pelaku bisnis lainnya dalam rantai pasar kopi.
Kondisi ini menjadi fokus bagi Kementerian BUMN melalui skema Program Makmur yang dilakukan oleh PMO Kopi Nusantar untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas dan kualitas biji kopi rakyat. Pada 2023, PMO Kopi Nusantara melakukan pembinaan di lima wilayah kerja, yaitu Sumatra bagian utara, Sumatra bagian selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Baca juga: Dekatkan Produk Bubuk Minuman ke Pelaku Usaha Kopi lewat Ajang Jakarta Coffee Championship
Fakta yang disodorkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas kopi Indonesia tergolong rendah, hanya sekitar 0,56 ton/ha per tahun dan menempati urutan ke-14 di dunia.
Di sisi lain, permintaan kopi di pasar dunia terus meningkat seiring dengan naiknya konsumsi. Dilematika ini memerlukan intervensi kebijakan pemerintah untuk memfasilitasi peran serta para petani, kelompok petani, dan juga pelaku bisnis lainnya dalam rantai pasar kopi.
Kondisi ini menjadi fokus bagi Kementerian BUMN melalui skema Program Makmur yang dilakukan oleh PMO Kopi Nusantar untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas dan kualitas biji kopi rakyat. Pada 2023, PMO Kopi Nusantara melakukan pembinaan di lima wilayah kerja, yaitu Sumatra bagian utara, Sumatra bagian selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Lihat Juga :