alexametrics

Defisit Neraca Perdagangan April USD2,5 M, Terbesar Sejak 2013

loading...
Defisit Neraca Perdagangan April USD2,5 M, Terbesar Sejak 2013
Konferensi pers BPS mengenai kinerja neraca perdagangan April 2019 di Jakarta, Rabu (15/5/2019). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, defisit neraca perdagangan Indonesia pada periode April 2019 mencapai USD2,50 miliar atau sekitar Rp35 triliun. Nilai defisit tersebut merupakan yang terbesar sejak 2013.

Sebagai informasi,BPS mencatat, nilai ekspor pada April 2019 sebesar USD12,6 miliar dan impor sebesar USD15,1 miliar. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, defisit dengan nilai yang hampir sama terjadi pada Juli 2013.
(Baca Juga: April 2019, Neraca Dagang Defisit USD2,50 Miliar)

Suhariyanto mengakui masalah defisit neraca perdagangan ini merupakan tantangan berat bagi perekonomian Indonesia. Pasalnya faktor eksternal akan selalu membayangi kinerja neraca perdagangan Indonesia. Terlebih saat ini perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China kembali memanas.
"Kan sudah saya katakan yah waktu itu, bahwa tantangan ekonomi Indonesia ini akan sangat sulit," kata Suhariyanto, Rabu (15/5/2019).

(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak