alexametrics

IHSG Ditutup Berbalik Perkasa ke Level 6.057, Bursa Asia Mixed

loading...
IHSG Ditutup Berbalik Perkasa ke Level 6.057, Bursa Asia Mixed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (24/5/2019) ditutup berbalik menghijau usai sempat terpuruk saat bursa Asia lain melaju mixed. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (24/5/2019) ditutup berbalik menghijau usai sempat terpuruk sangat dalam untuk kembali menyentuh level 6.000. Mengiringi bursa Asia lain yang melaju mixed alias variatif, IHSG hari ini berakhir menguat 24,66 poin atau setara 0.41% menjadi 6.057,35.

Pada sesi siang tadi, bursa saham Tanah Air bertambah 21,25 poin atau 0,35% ke level 6.053,95. Raihan itu melanjutkan tren positif sejak pembukaan dimana bertambah 21,410 poin atau 0,355% menjadi 6.054,11 atau lebih baik dari penutupan Kamis (23/5), 6.032,70.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas berada di jalur hijau dipimpin lonjakan tertinggi yaitu infrastruktur yang menanjak 2,03% diikuti lompatan keuangan hingga 0,96%. Sementara pelemahan terdalam menimpa sektor pertambangan lewat penurunan 0,69%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,50 triliun dengan 15,82 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp369,91 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,49 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,12 triliun. Tercatat sebesar 233 saham menguat, 198 saham melemah dan 147 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) naik Rp200 menjadi Rp6.300, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) bertambah Rp150 di posisi Rp5.400 dan PT Astra International Tbk. (ASII) balik meningkat Rp75 menjadi Rp7.175.

Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) turun Rp110 menjadi Rp420, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp60 ke level Rp2.110 serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) berkurang Rp60 menjadi Rp3.500.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham Asia pada akhir sesi perdagangan Jumat hari ini terpantau bergerak mixed seiring masih munculnya kekhawatiran atas ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Hal itu menjadi sentimen negatif untuk kemudian membebani kalangan investor.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang mengalami penurunan hingga 0,67% pada sore hari. Sedangkan indeks saham China daratan ditutup beragam saat Komposit Shanghai ditutup mendatar dengan tambahan 0,02% menjadi 2,852.99 untuk mengiringi penyusutan Komposit Shenzhen mencapai 0,48%.

Tren positif terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong dengan peningkatan tipis 0,32% yang setara 86,80 poin untuk kemudian ditutup menyentuh level 27.353,93. Berbanding terbalik, indeks Nikkei Jepang justru tergelincir lebih rendah dengan kehilangan 0,16% menjadi 21.117,22 saat indeks Topix fraksional lebih tinggi di 1.541,21.

Sementara itu indeks Kospi di Korea Selatan juga mengalami tekanan hingga turun 0,69% ke level 2.045,31. Hal serupa juga menimpa bursa patokan Australia yakni ASX 200 dengan pelemahan hingga 0,55% menjadi 6.456, dengan subindeks keuangan jatuh 0,45%.
(akr)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak