Investor Kripto RI Capai 20 Juta Orang, Indodax Catat Volume Perdagangan Rp29 T
Selasa, 02 Juli 2024 - 14:18 WIB
loading...
Jumlah total investor kripto di Indonesia telah mencapai 20,16 juta orang hingga April 2024. FOTO/iStock
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) melaporkan jumlah total investor kripto di Indonesia telah mencapai 20,16 juta orang hingga April 2024. Dari total tersebut, 33,24% investor merupakan pengguna Indodax sebagai crypto exchange favorit di Indonesia.
"Jumlah pengguna kami kini telah melampaui 6,7 juta orang. Peningkatan yang signifikan ini menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga investor kripto di Indonesia mempercayakan investasi mereka pada Indodax," ujar CEO Indodax, Oscar Darmawan, Selasa (2/7/2024).
Baca Juga: Sprint OJK Jadi Langkah Positif Menjaga Ekosistem Kripto di Indonesia
Tidak hanya jumlah anggota yang mengalami peningkatan, Indodax juga memimpin secara signifikan dalam volume perdagangan dibandingkan exchange kripto lainnya. Total volume perdagangan di Indodax mencapai Rp29 triliun di kuartal kedua. Hal ini menegaskan posisi Indodax sebagai pemimpin pasar di industri ini. Oscar Darmawan menjelaskan bahwa besarnya jumlah investor aset kripto ini mengindikasikan bahwa kripto telah menjadi pilihan investasi utama bagi masyarakat Indonesia.
"Tidak mengherankan jika jumlah pemegang aset kripto di Indonesia terus meningkat. Terlebih lagi, tahun 2024 adalah tahun kripto. Di tahun ini, industri kripto mengalami beberapa momen bersejarah, seperti peluncuran ETF Bitcoin Spot pada Januari 2024, Halving Bitcoin day, musim Altcoin, Adopsi dan Regulasi yang positif, dan kemungkinan ETF Spot ETH diterima. Adanya momen-momen ini membuat harga aset kripto, terutama Bitcoin, menguat dan menarik minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di kripto," jelas Oscar.
"Jumlah pengguna kami kini telah melampaui 6,7 juta orang. Peningkatan yang signifikan ini menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga investor kripto di Indonesia mempercayakan investasi mereka pada Indodax," ujar CEO Indodax, Oscar Darmawan, Selasa (2/7/2024).
Baca Juga: Sprint OJK Jadi Langkah Positif Menjaga Ekosistem Kripto di Indonesia
Tidak hanya jumlah anggota yang mengalami peningkatan, Indodax juga memimpin secara signifikan dalam volume perdagangan dibandingkan exchange kripto lainnya. Total volume perdagangan di Indodax mencapai Rp29 triliun di kuartal kedua. Hal ini menegaskan posisi Indodax sebagai pemimpin pasar di industri ini. Oscar Darmawan menjelaskan bahwa besarnya jumlah investor aset kripto ini mengindikasikan bahwa kripto telah menjadi pilihan investasi utama bagi masyarakat Indonesia.
"Tidak mengherankan jika jumlah pemegang aset kripto di Indonesia terus meningkat. Terlebih lagi, tahun 2024 adalah tahun kripto. Di tahun ini, industri kripto mengalami beberapa momen bersejarah, seperti peluncuran ETF Bitcoin Spot pada Januari 2024, Halving Bitcoin day, musim Altcoin, Adopsi dan Regulasi yang positif, dan kemungkinan ETF Spot ETH diterima. Adanya momen-momen ini membuat harga aset kripto, terutama Bitcoin, menguat dan menarik minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di kripto," jelas Oscar.
Lihat Juga :