alexametrics

BPJS Ketenagakerjaan Sulut Jual Sembako Murah Selama Tiga Hari

loading...
BPJS Ketenagakerjaan Sulut Jual Sembako Murah Selama Tiga Hari
BPJS Ketenagakerjaan memberikan sembako murah kepada peserta yang datang mengambil klaim dikantor BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal 22-24 Mei 2019. Foto/Dok.
A+ A-
MANADO - BPJS Ketenagakerjaan di Kota Manado, Sulawesi Utara, kembali menggelar sembako murah kepada para peserta yang datang mengambil klaim dikantor BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal 22-24 Mei 2019.

Pjs Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Adisafah Curmacosasi, menyatakan pergelaran sembako murah diberikan dalam rangka meringankan beban peserta di bulan Ramadhan.

"Kita memberikan sembako murah kepada peserta yang datang klaim di kantor. Jadi sembako itu total harganya Rp150.000 tapi dijual ke peserta hanya Rp75.000 saja," ujarnya, Senin (27/5/2019).



Ada sebanyak 600 paket sembako yang dijual kepada peserta dengan harga promo 50% dengan isi beras 5 kg, minyak goreng 4 liter, gula pasir 2 kg, dan 2 boks teh celup.

Selain kepada peserta yang datang ke kantor, sembako juga dijual kepada masyarakat di Desa Marinsow, Kabupaten Minahasa Utara dan Desa Pulutan, Kabupaten Minahasa sebagai calon desa sadar BPJS Ketenagakerjaan.

"Awalnya tanggal 21 dan 22 Mei 2019, kami kunjuangan ke Desa Marinsouw dan Desa Pulutan dalam rangka untuk pencanangan calon desa sadar BPJS Ketenagakerjaan dan sekaligus melakukan penjualan sembako di kedua desa tersebut," kata Adisafah.

Selain itu, penjualan sembako murah juga dilaksanakan di Kantor Unit BPJS Ketenagakerjaan yaitu di KCP Kotamobagu dan KCP Bitung dengan masing-masing menjual 100 paket sembako murah.

"Kami berharap dengan kegiatan ini bisa meningkatkan kedekatan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan masyarakat, serta kami bisa dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan di Sulawesi Utara," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak