Ekonom Wanti-wanti IKN dan Makan Bergizi Gratis Saat Utang RI Makin Gemuk
Kamis, 04 Juli 2024 - 18:27 WIB
loading...
Indonesia tercatat memiliki utang jatuh tempo yang sangat besar pada tahun 2025, yakni sebesar Rp800 triliun. Menanggapi hal ini, Direktur Program Indef, Eisha M Rachbini mengingatkan, soal IKN dan makan bergizi gratis. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indonesia tercatat memiliki utang jatuh tempo yang sangat besar pada tahun 2025, yakni sebesar Rp800 triliun. Menanggapi hal ini, Direktur Program Indef, Eisha M Rachbini mengingatkan, presiden terpilih Prabowo Subianto untuk berhati-hati dalam menentukan program.
Baca Juga: Utang Jatuh Tempo RI Tembus Rp3.749 T, Indef: Negara Bisa Stroke
Dalam forum diskusi yang digelar pada Kamis (4/7/2024), Eisha menekankan, agar Prabowo Subianto jeli dalam menyeleksi kriteria program, sumber dana, dan lainnya. Menurutnya, pemerintahan mendatang harus fokus pada target yang memberikan efek jangka panjang.
"Harus fokus ke target jangka panjang, mana program yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, kontribusinya lebih tinggi. Selain pertumbuhan ekonomi, kita juga harus lihat kesejahteraan masyarakat. Mengurangi kesenjangan, menyerap tenaga kerja yang lebih besar lagi untuk menjalankan program yang memang harus dipilih," katanya.
Baca Juga: Indef: 79% Netizen Anggap Kenaikan Utang Negara sebagai Beban
Baca Juga: Utang Jatuh Tempo RI Tembus Rp3.749 T, Indef: Negara Bisa Stroke
Dalam forum diskusi yang digelar pada Kamis (4/7/2024), Eisha menekankan, agar Prabowo Subianto jeli dalam menyeleksi kriteria program, sumber dana, dan lainnya. Menurutnya, pemerintahan mendatang harus fokus pada target yang memberikan efek jangka panjang.
"Harus fokus ke target jangka panjang, mana program yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, kontribusinya lebih tinggi. Selain pertumbuhan ekonomi, kita juga harus lihat kesejahteraan masyarakat. Mengurangi kesenjangan, menyerap tenaga kerja yang lebih besar lagi untuk menjalankan program yang memang harus dipilih," katanya.
Baca Juga: Indef: 79% Netizen Anggap Kenaikan Utang Negara sebagai Beban
Lihat Juga :