Lagi-lagi Ulah Trump ke China Diramal Bikin Gerak Saham Melempem Pekan Depan

Minggu, 23 Agustus 2020 - 11:52 WIB
loading...
Lagi-lagi Ulah Trump...
Pergerakan IHSG dalam sepekan. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Sejumlah sentimen bakal mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan. Lagi-lagi ulah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diramal bakal memberikan sentimen negatif pekan depan.

Salah satunya Trump menolak perjanjian dagang fase pertama dengan Tiongkok. Trump menganggap perjanjian fase pertama yang telah dibuat kedua negara tidak wajib dipatuhi, bahkan presiden AS itu menolak kembali ke meja perundingan.

"Tentu hal ini merupakan sentimen negatif bagi pasar keuangan karena di khawatirkan mengganggu hubungan ke dua negara karena Trump menolak mengevaluasi kembali pakta perdagangan fase pertama," kata Direktur Investama Hans Kwee saat dihubungi SINDONews, di Jakarta, Minggu (23/8/2020).

Baca Juga: Ekonom Ini Ramal IHSG Tembus 7.000 di Akhir 2021, Lebaykah?

Tidak hanya itu, konflik perdagangan teknologi antar kedua negara juga menjadi sentimen negatif pasar saham, mulai larangan Tik Tok beroperasi di AS hingga pembatasan teknologi Huawai. Pelaku pasar juga khawatir terkait kesepakatan stimulus antara Partai Demokrat dan Partai Republik AS untuk mengatasi wabah virus corona di negara tersebut.

Baca Juga: Biden Bersumpah Kalahkan Trump, Akhiri 'Masa Kegelapan' AS

Namun demikian ada kabar gembira karena data AS menunjukkan aktivitas perdagangan pada Agustus mengalami peningkatan di level tertinggi dibandingkan pada tahun sebelumnya. "Peningkatan akibat oreder sektor manufaktur dan jasa meningkat," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved