10 Negara SCO Sepakat Dedolarisasi, Penggunaan Dolar AS Terlalu Berisiko

Selasa, 09 Juli 2024 - 15:11 WIB
loading...
10 Negara SCO Sepakat...
Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, hingga Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dalam pertemuan puncak SCO Summit 2024 di Astana, Kazakhstan. FOTO/TASS
A A A
JAKARTA - SCO sebagai Organisasi Kerja Sama Shanghai, baru-baru ini menarik perhatian karena perspektifnya terhadap mata uang perdagangan internasional. Kelompok ini memiliki 10 negara anggota termasuk negara-negara besar seperti China, Rusia, dan India. Oleh karena itu, setiap keputusan yang diambil oleh SCO akan mempengaruhi perekonomian global.

Baru-baru ini, SCO mengadakan pertemuan puncak di Astana, Kazakhstan, dan mereka menyatakan bahwa terus menggunakan dolar AS dalam transaksi perdagangan internasional merupakan hal yang memprihatinkan. Keseluruhan anggota sepakat dengan arah dedolarisasi untuk mengurangi risiko terhadap dolar AS.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexei Overchuk mengatakan, "Hampir semua pembicara mencatat perlunya meningkatkan porsi mata uang lokal dalam penyelesaian bersama."

Baca Juga: 4 Tentara Ukraina Menyeberangi Sungai untuk Menyerahkan Diri kepada Rusia, Ini Motivasinya

Pernyataan di atas menunjukkan semakin besarnya kekhawatiran negara-negara SCO terhadap kemungkinan risiko yang timbul akibat terlalu mengandalkan dolar AS. Dikutip dari Watcher Guru, Overchuk mengatakan, "Semua orang memahami bahwa penggunaan dolar berisiko dari sudut pandang penyelesaian internasional."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved