10 Negara Mayoritas Muslim yang Terpikat Gabung BRICS, Indonesia Kepincut?

Selasa, 09 Juli 2024 - 20:07 WIB
loading...
10 Negara Mayoritas...
Negara-negara mayoritas muslim yang terpikat gabung BRICS. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Aliansi BRICS terus melakukan upaya-upaya dedolarisasi di tengah pertumbuhan yang pesat. Sejumlah negara berkembang tertarik masuk ke dalam blok ini dalam sejumlah pertemuan tahunan.

Secara khusus, ada 10 negara mayoritas muslim yang dilaporkan terpikat bergabung dengan BRICS. Selanjutnya, negara-negara ini dapat diatur untuk memperkuat aliansi geopolitik. Dengan demikian, memberikan lebih banyak bantuan kepada upaya blok ini untuk mewujudkan dunia yang multipolar.

Banyak negara telah menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan BRICS. Menyitir Watcher Guru, terdapat 10 negara mayoritas Muslim yang ingin bergabung dengan BRICS.

Baca Juga: Putri Fahda, Sosok Rahasia di Balik Kebijakan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

Di antara negara-negara mayoritas muslim yang ingin masuk ke dalam blok ini adalah Aljazair. Secara khusus, negara ini telah mengumumkan pada bulan November bahwa mereka telah secara resmi mengajukan permohonan untuk bergabung dengan blok ini, yang disambut baik oleh Rusia dan China.

Selain itu, negara-negara seperti Iran, Arab Saudi, Turki, dan Mesir telah mengkonfirmasi untuk bergabung dengan blok ini. Mereka bergabung dengan negara-negara seperti Bangladesh, yang juga telah mengajukan aplikasi resmi baru-baru ini.

Baca Juga: 10 Negara SCO Sepakat Dedolarisasi, Penggunaan Dolar AS Terlalu Berisiko

Negara-negara tersebut bergabung dengan Indonesia, yang telah berspekulasi masuk dalam blok ini. Selain itu, Uni Emirat Arab (UEA) secara konsisten dipandang sebagai tambahan yang positif. Terakhir, Suriah dan Sudan telah dispekulasikan sebagai tambahan potensial untuk aliansi BRICS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Rekomendasi
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved