10 Cara Memberantas Judi Online lewat Sistem Pembayaran
Kamis, 11 Juli 2024 - 10:46 WIB
loading...
Untuk mencegah pemilik judi online memiliki layanan jasa pembayaran, Presiden Direktur Centre for Banking Crisis (CBC) mengusulkan 10 langkah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Memberantas judi online (Judol) bisa dilakukan dengan mudah, menurut Presiden Direktur Centre for Banking Crisis (CBC) Achmad Deni Daruri yakni dengan menghentikan sistem pembayaran yang mendukungnya. Untuk mencegah pemilik judi online memiliki layanan jasa pembayaran, Deni mengusulkan 10 langkah.
Baca Juga: CBC: Berantas Judi Online, Hancurkan Sistem Pembayaran yang Mendukungnya
Pertama, peningkatan kerja sama antarlembaga pemerintah, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Hal ini dinilai penting untuk mengidentifikasi dan memblokir transaksi yang terkait dengan judi online.
Kedua, lanjutnya, penerapan regulasi yang lebih ketat terhadap lembaga keuangan dan layanan pembayaran elektronik untuk memastikan bahwa mereka tidak memproses transaksi yang berkaitan dengan judi online.
"Ketiga, penggunaan teknologi analisis data dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi pola transaksi yang mencurigakan yang mungkin terkait dengan judol," kata Deni.
Baca Juga: CBC: Berantas Judi Online, Hancurkan Sistem Pembayaran yang Mendukungnya
Pertama, peningkatan kerja sama antarlembaga pemerintah, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Hal ini dinilai penting untuk mengidentifikasi dan memblokir transaksi yang terkait dengan judi online.
Kedua, lanjutnya, penerapan regulasi yang lebih ketat terhadap lembaga keuangan dan layanan pembayaran elektronik untuk memastikan bahwa mereka tidak memproses transaksi yang berkaitan dengan judi online.
"Ketiga, penggunaan teknologi analisis data dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi pola transaksi yang mencurigakan yang mungkin terkait dengan judol," kata Deni.
Lihat Juga :