alexametrics

Turunkan Harga Tiket Pesawat, AP I Permudah Maskapai LCC

loading...
Turunkan Harga Tiket Pesawat, AP I Permudah Maskapai LCC
AP akan menurunkan tarif beberapa pelayanan dalam rangka mendukung pemerintah dalam upaya menurunkan harga tiket maskapai berbiaya rendah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mendukung pemerintah dalam upaya menurunkan harga tiket maskapai berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) domestik. Dalam hal ini, AP akan menurunkan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) serta Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dalam rangka penurunan harga tiket maskapai layanan minimum (no frills).

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, kita mendukung setiap kebijakan yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Operator bandara lebih memilih untuk menunggu maskapai menetapkan besaran penurunan harga tiket.

"Dalam waktu 1 minggu ini mereka akan menetapkan nih rute LCC mau ke mana, dari situ baru. Prinsipnya, kita cuma dua PJP4U sama PJP2U. Jadi nanti kita lihat di dua komponen itu," ujar Faik Fahmi di Gedung Kemenko, Jakarta.



Sanbung dia menambahkan saat ini AP I belum bisa membicarakan detil berapa besar insentif yang akan diberikan setelah kebijakan tersebut dikeluarkan hari ini. Faik menuturkan besaran insentif akan tergantung dengan maskapai LCC tersebut. "Sebagian sudah. Kan kayak di Kulon Progo landing fee udah free, selama 3 bulan, setelahnya 50%. Itu bagian komitmen kita ke airline kok," katanya

Sebagai informasi, sebagai upaya menurunkan harga tiket pesawat, pemerintah tengah menyiapkan insentif bagi para maskapai penerbangan dalam negeri. Nantinya langkah ini diyakini bakal menurunkan tarif tiket pesawat khusus penerbangan low cost carrier (LCC) domestik untuk jadwal penerbangan tertentu.

Pemberian fiskal ini bertujuan untuk menekan biaya operasional dari pihak maskapai, sehingga bisa meringankan beban perusahaan penerbangan. Pasalnya, biaya operasional yang tinggi membuat maskapai enggan menurunkan tarif lagi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak