Pertumbuhan Pembiayaan Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Tumbuh 22,6% di Awal 2024
Kamis, 11 Juli 2024 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Tujuan bangunan ini pula sebagai pengembangan UMKM, Satgas Bencana, Coworking space, base camp millenial dan program PKBL dan KUR. Nantinya pula, aktivitas sebagai acces to connect memberikan akses kepada UMKM untuk dapat meningkatkan kualitas serta produktivitasnya. Bisa pula sebagai Pop up store atau menjadi ruang kreatif UMKM memasarkan produknya kepada pengunjung.
Termasuk aktifitas untuk kompetisi kreatif. Di sini UMKM bisa melakukan business coaching sebagai sarana saran, masukan dari pengusaha profesional. Aktifitas lainnya, kata dia, bisa sebagai sharing learning yang diisi oleh berbagai ekosistem dari PT Pegadaian.
"Diharapkan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menunjukan produk dengan kualitas dan packaging yang baik, didukung dengan aktifitas kolektif secara positif melalui diskusi dari berbagai pelaku usaha profesional di berbagai bidangnya," tuturnya.
Salah satu UMKM yang memanfaatkan ruangan ini adalah pemilik Sambal Tante Girang. Ia baru setahun mengikuti binaan Pegadaian Wilayah ini, namun keuntungan dan manfaatnya sudah dirasakan.
Menurut Christiani Natalia, Owner Produk tersebut, sehari mampu menjual 70-100 Pcs. Baik secara offline dan online. Mayoritas secara offline, termasuk di bazar yang diikuti berkat dorongan Pegadaian.
"Saya berbagi cerita, awalnya tahun lalu bergabung, diajakin sebagai UMKM binaan Pegadaian Kanwil VIII Jakarta I. Berlanjut cicil emas dan menjadi agen juga. Setelah menjadi binaan sangat dahsyat bagi saya dari segi keuntungan dan manfaatnya," jelasnya.
Termasuk aktifitas untuk kompetisi kreatif. Di sini UMKM bisa melakukan business coaching sebagai sarana saran, masukan dari pengusaha profesional. Aktifitas lainnya, kata dia, bisa sebagai sharing learning yang diisi oleh berbagai ekosistem dari PT Pegadaian.
"Diharapkan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menunjukan produk dengan kualitas dan packaging yang baik, didukung dengan aktifitas kolektif secara positif melalui diskusi dari berbagai pelaku usaha profesional di berbagai bidangnya," tuturnya.
Salah satu UMKM yang memanfaatkan ruangan ini adalah pemilik Sambal Tante Girang. Ia baru setahun mengikuti binaan Pegadaian Wilayah ini, namun keuntungan dan manfaatnya sudah dirasakan.
Menurut Christiani Natalia, Owner Produk tersebut, sehari mampu menjual 70-100 Pcs. Baik secara offline dan online. Mayoritas secara offline, termasuk di bazar yang diikuti berkat dorongan Pegadaian.
"Saya berbagi cerita, awalnya tahun lalu bergabung, diajakin sebagai UMKM binaan Pegadaian Kanwil VIII Jakarta I. Berlanjut cicil emas dan menjadi agen juga. Setelah menjadi binaan sangat dahsyat bagi saya dari segi keuntungan dan manfaatnya," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :