Bantuan Pangan ke 22 Juta Keluarga Dipastikan Berlanjut di 2024, Berikut Rinciannya
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:19 WIB
loading...
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi memastikan, bantuan pangan akan terus berlanjut sepanjang tahun 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) , Arief Prasetyo Adi memastikan, bantuan pangan akan terus berlanjut sepanjang tahun 2024. Disebut olehnya, ini dilakukan untuk menunjang kebutuhan pangan masyarakat yang harganya terus bergejolak.
"Kita pahami harga pangan pokok itu selalu bergejolak, terlebih ada dampak El Nino yang menerpa Indonesia juga. Dengan kondisi tersebut, tentunya atas persetujuan Bapak Presiden Joko Widodo, pemerintah kembali melanjutkan bantuan pangan beras di tahun ini,” kata Arief dalam keterangannya, Kamis (11/7/2024).
Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Diperpanjang, Berikut Skemanya di 2024
Lebih lanjut Kepala Bapanas menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk penunjang ekonomi dari pemerintah kepada masyarakat berpendapatan rendah. Adapun paket bantuan pangan rencananya akan disalurkan ke 22 juta keluarga.
“Bantuan pangan beras oleh Bulog disalurkan ke 22 juta keluarga. Ini telah dipastikan terus berlanjut di Agustus, Oktober, dan Desember, sehingga menambah periode Januari-Maret dan April-Juni," ungkap Kepala Bapanas Arief.
"Kita pahami harga pangan pokok itu selalu bergejolak, terlebih ada dampak El Nino yang menerpa Indonesia juga. Dengan kondisi tersebut, tentunya atas persetujuan Bapak Presiden Joko Widodo, pemerintah kembali melanjutkan bantuan pangan beras di tahun ini,” kata Arief dalam keterangannya, Kamis (11/7/2024).
Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Diperpanjang, Berikut Skemanya di 2024
Lebih lanjut Kepala Bapanas menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk penunjang ekonomi dari pemerintah kepada masyarakat berpendapatan rendah. Adapun paket bantuan pangan rencananya akan disalurkan ke 22 juta keluarga.
“Bantuan pangan beras oleh Bulog disalurkan ke 22 juta keluarga. Ini telah dipastikan terus berlanjut di Agustus, Oktober, dan Desember, sehingga menambah periode Januari-Maret dan April-Juni," ungkap Kepala Bapanas Arief.
Lihat Juga :