Rusia dan Iran Selangkah Lagi Ciptakan Kartel Gas ala OPEC

Jum'at, 12 Juli 2024 - 08:01 WIB
loading...
A A A
Selain anggota inti Rusia, Iran, dan Qatar, 11 anggota GECF lainnya terdiri dari Aljazair, Bolivia, Mesir, Guinea Khatulistiwa, Libya, Nigeria, Trinidad dan Tobago, dan Venezuela. Bersama-sama, Rusia, Iran, dan Qatar menyumbang kurang 60% dari cadangan gas dunia.

Rusia menempati posisi pertama secara global, dengan sekitar 1.688 triliun kaki kubik (tcf) gas. Sedangkan Iran berada pada nomor dua dengan 1.200 tcf.

GECF secara keseluruhan mengendalikan sekitar 71% pasokan gas global, 44% dari produksi yang dipasarkan, 53% dari jaringan pipa gasnya, dan 57% dari ekspor gas alam cair (LNG).

Aliansi Rusia-Iran, sebagaimana dibuktikan dalam MoU terbaru antara Gazprom dan NIOC dan dalam perjanjian 2022 sebelumnya antara kedua perusahaan, bertujuan untuk mengendalikan sebanyak mungkin dari dua elemen kunci dalam matriks pasokan global. Yakni gas yang dipasok melalui darat melalui pipa dan gas yang dipasok melalui kapal dalam bentuk LNG.

"Sekarang Rusia telah sampai pada kesimpulan bahwa konsumsi gas di dunia akan meningkat dan kecenderungan konsumsi LNG juga meningkat dan mereka sendiri tidak dapat memenuhi permintaan dunia, jadi tidak ada ruang tersisa untuk persaingan gas (antara Rusia dan Iran)" ucap Ketua Serikat Eksportir Produk Minyak, Gas dan Petrokimia Iran, Hamid Hosseini setelah MoU Gazprom-NIOC 2022 diteken.

Dia menambahkan: "Pemenang perang Rusia-Ukraina adalah Amerika Serikat, dan itu akan merebut pasar Eropa. Jadi jika Iran dan Rusia dapat mengurangi pengaruh Amerika Serikat di pasar minyak, gas dengan bekerja sama, itu akan menguntungkan kedua negara."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved