Ritel Kian Dekat ke Digitalisasi

Senin, 24 Agustus 2020 - 06:03 WIB
loading...
A A A
China menjadi negara besar pertama dan utama mengembangkan digitalisasi. Pengembangan China serupa juga dilakukan perusahaan ritel di Amerika Serikat dan Eropa. China pun menjadi pemimpin ritel digital di Asia-Pasifik. Namun, tingkat kedewasaan pasar masih sangat rendah, ruang penjualan fisik di China mencapai 30%. Namun, pasar e-commerce menjadi juara karena memiliki raksasa Alibaba, JD.com, dan Pinduoduo.

Penasihat Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Handaka Santosa menyebutkan, pandemi virus korona (Covid-19) telah menghantam sektor ritel Tanah Air. Tekanan yang dialami sektor ini mendorong para pelaku usaha untuk berstrategi dalam mengatasi kondisi tersebut. (Baca juga: Turki Nyatakan Mantan Menteri Palestina Penjahat yang Paling Dicari)

“Ritel juga memerlukan stimulus pemerintah agar tekanan terhadap cashflow dapat teratasi sekaligus bisa menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK),” ujar dia.

Aprindo menilai, penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah berimbas pada penurunan sektor ritel selama semester I/2020. Meski kegiatan seperti di pusat perbelanjaan sudah mulai dibuka kembali pada pertengahan Juni lalu, pencapaian penjualan masih belum pulih penuh.

“Belum memuaskan. Memang pertumbuhan ekonomi kita ini didukung dari 56% oleh konsumsi domestik. Di dalamnya adalah ritel. Tapi setidaknya, apa yang dilakukan itu sudah cukup membantu konsumsi domestik,” kata Handaka kepada SINDO, Minggu (23/8).

Pencapaian pada Juni 2020, penjualan di sektor ritel belum mencapai 50%. Kemudian pada Juli atau awal semester II/2020, baru bisa mencapai 50%. Namun, dia belum bisa memprediksi apakah sektor ritel akan pulih pada Desember mendatang. Jika dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan ritel diprediksi masih berada di level minus 40–30%. (Baca juga: MUI teaskan Tak Pernah Keluarkan Maklumat Soal Pembubaran BPIP)

Untuk mendukung pencapaian itu, ujar Handaka, peritel memang perlu melakukan terobosan untuk mendukung penjualan, terlebih lagi untuk memulihkan kembali ekonomi usaha akibat pandemi Covid-19. Menurut dia, tidak hanya luring, peritel juga mau tidak mau harus mengembangkan sisi daring.

“Di masa sekarang ini, kita dipaksa (melakukan terobosan). Tren e-commerce atau online sangat mendukung kami,” kata pria yang juga Ketua Penasihat Hippindo (Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia) itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved