alexametrics

Copot Djoko Siswanto, Posisi Dirjen Migas Akan Dilelang Menteri Jonan

loading...
Copot Djoko Siswanto, Posisi Dirjen Migas Akan Dilelang Menteri Jonan
Menteri ESDM Ignasius Jonan akan melelang jabatan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) untuk mencari pengganti Djoko Siswanto yang baru saja dicopot. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan akan melelang jabatan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) untuk mencari pengganti Djoko Siswanto yang baru saja dicopot. Nantinya Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial bakal dipilih sebagai Ketua Panita Seleksi Lelang Jabatan.

Lelang jabatan pejabat publik sudah diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 dan Petunjuk Teknis Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Nomor 13 Tahun 2014. Sesuai dengan ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, lanjutnya, peserta lelang jabatan pejabat eselon satu kementerian-lembaga dimungkinkan berasal dari non-ANS.

“Saya sudah minta Sekjen ESDM untuk seleksi terbuka Dirjen Migas. Selama proses seleksi, Djoko Siswanto tetap menjabar sebagai Dirjen Migas. Jadi jabatannya rangkap dua dulu,” kata Menteri Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2019).



Djoko Siswanto yang diberhentikan dari jabatannya, bakal digeser oleh Menteri Jonan untuk mengisi menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN). Djoko menggantikan Saleh Abdurrahman yang diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang.

Namun untuk sementara Djoko Siswanto tetap merangkap sebagai Dirjen Migas sebelum ada penggantinya. Tak hanya Djoko Siswanto yang diberhentikan dari jabatannya. Menteri Jonan juga mencopot Satry Nugraha sebagai Staf Ahli Menteri ESDM. Menurut Jonan perombakan jabatan di lingkungan Kementerian/Lembaga merupakan hal yang wajar.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak