Microsoft Down Ganggu Penerbangan, Menhub Minta Siapkan Backup Sistem

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:06 WIB
loading...
Microsoft Down Ganggu...
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyarankan agar operator bandara dan maskapai penerbangan di dalam negeri menggunakan teknologi canggih. Aksi tersebut untuk mengantisipasi gangguan (error) cloud Microsoft yang bisa berdampak langsung pada sistem penerbangan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, operator bandara dan maskapai peberbangan tidak hanya mengandalkan satu teknologi saja namun perlunya menggunakan sistem pencadangan (back up).

Sebab itu, pihaknya meminta kepada pengelola bandara dan perusahaan penerbangan dapat memakai teknologi terbaik ketika mengoperasikan layanannya di waktu mendatang.

"Maka yang akan datang kita minta para pengguna ini (operator bandara dan maskapai), selain menggunakan teknologi yang terbaik juga ada backupnya," ujar Budi saat ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (21/7/2024).

"Jadi tidak bisa mengandalkan satu sistem saja, tapi selalu ada backup-nya," paparnya.

Baca Juga: Elon Musk Olok-olok Sistem IT Microsoft yang Menyebabkan Kekacauan Global

Sebagai informasi, layanan cloud Microsoft baru saja mengalami down. Efeknya pengguna layanan ini, seperti bank dan bandara di dunia sempat lumpuh.

Di Indonesia, gangguan sistem IT terjadi di beberapa sistem check-in milik beberapa maskapai seperti PT Citilink Indonesia, Scoot Airlines, AirAsia dan Indigo, mengingat sistem tersebut terhubung dengan provider sistem secara global.

Baca Juga: Microsoft Down, Rusia Sama Sekali Tak Terpengaruh

Budi mengklaim dampak dari gangguan Microsoft untuk layanan penerbangan di Indonesia tidak berdampak signifikan. Soal sistem Citilink dan AirAsia pun sudah kembali normal.

"Ada (dampak), tapi tidak terlalu masif. Kemarin itu kan memang LCC yang kena. Terutama di Citilink dan AirAsia yang paling terkena. Sempat satu hari itu harus manual. Tapi besoknya kita sudah recovery. Nah, oleh karena sama seperti yang terjadi waktu yang baru lalu, satu sistem imigrasi terganggu," tutur Budi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik...
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Kecepatan Rerata Kendaraan 81 Km/Jam
Proyek LRT Bandung Dilirik...
Proyek LRT Bandung Dilirik Investor Asal Prancis, Kapan Digarap?
Macet Horor Gilimanuk...
Macet Horor Gilimanuk hingga 20 Km, Menhub Ungkap Biang Keroknya
Pemerintah Buka Peluang...
Pemerintah Buka Peluang Berlakukan WFA saat Momen Mudik Lebaran 2026
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved