Macet Horor Gilimanuk hingga 20 Km, Menhub Ungkap Biang Keroknya

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:14 WIB
loading...
Macet Horor Gilimanuk...
Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan, kemacetan antrean kendaraan di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah dapat diurai sehingga panjang antrean kini berkurang menjadi delapan kilometer. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan ( Menhub ) Dudy Purwagandhi menyatakan, kemacetan antrean kendaraan di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah dapat diurai sehingga panjang antrean kini berkurang menjadi delapan kilometer. Sebelumnya dilaporkan, kepadatan kendaraan sempat terjadi pada Minggu (15/3/2026) hingga sepanjang lebih dari 20 kilometer.

Menhub Dudy menyampaikan, Kementerian Perhubungan berzama dengan Korlantas Polri dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) telah mengambkl langkah-langkah untuk mengurai kepadatan di Gilimanuk.

Seperti yang sudah dilakukan antara lain mengoperasikan kapal-kapal besar, penambahan kapal menjadi 35 kapal oleh ASDP, mengoptimalkan buffer zone, serta menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) sebanyak 25 kapal guna mempercepat operasionalisasi kapal.

Baca Juga: Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP: Atensi Pemudik agar Tak Terjebak Hari Nyepi di Bali

"Dengan dilakukannya langkah-langkah tersebut harapannya terjadi pengurangan kepadatan serta arus lalu lintas bisa berjalan normal kembali dan kepadatan bisa terselesaikan sebelum Hari Raya Nyepi," ungkap Menhub Dudy dalam keterangan resmi, Selasa (18/3/2026).



Di samping itu, Menhub Dudy mengimbau kepada para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas. Banyaknya truk logistik sumbu tiga ke atas yang masih beroperasi selama periode Angkutan Lebaran ini menyebabkan kepadatan dan antrean panjang di sekitar Pelabuhan Gilimanuk.

Selanjutnya, langkah mitigasi lain akan dilakukan apabila masih terdapat banyak kendaraan yang belum terangkut pada saat Hari Raya Nyepi. Menhub Dudy menjelaskan, kendaraan kecil serta bus akan menjadi prioritas untuk memasuki kapal dan menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk, mengingat jumlah penumpang di kedua moda tersebut dinilai cukup besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Tingkatkan Kapasitas...
Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, Pelabuhan Pelindo Tambah QCC
Efek Kenaikan Harga...
Efek Kenaikan Harga BBM, Biaya Bongkar Muat Pelabuhan Terancam Melonjak 25%
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Arus Balik 2026, Jasaraharja...
Arus Balik 2026, Jasaraharja Putera Perkuat Pantauan Lintas Gilimanuk-Ketapang
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Menhub Panggil Taksi...
Menhub Panggil Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
Double Track, Elektrifikasi,...
Double Track, Elektrifikasi, dan Pemasangan Palang Pintu Jadi Evaluasi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Rekomendasi
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 20 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved