alexametrics

Jabar Pemasok Listrik Berbasis Energi Terbarukan Terbesar Nasional

loading...
Jabar Pemasok Listrik Berbasis Energi Terbarukan Terbesar Nasional
Pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan kamojang, Jawa Barat. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT PLN (Persero) menyatakan sistem kelistrikan di Jawa Barat (Jabar) secara mayoritas telah dipasok dari pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID)Jabar Iwan Purwana mengatakan, sekitar 68% dari total kapasitas pembangkitan listrik di Jabar yang sebesar 8.700 MW berasal dari pembangkit berbasis energi terbarukan.

Selain pembangkit listrik berbasis batu bara (pembangkit listrik tenaga uap/PLTU), pembangkit di Jabar adalah pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).



"PLTA di Jabar di antaranya PLTA Saguling, PLTA Cirata dan saat ini yang baru masuk PLTA Rajamandala. Kemudian PLTP itu ada Kamojang, PLTP Gunung Salak dan sebagainya," kata Iwan kepada SINDONews di Jakarta Senin (15/7/2019).

Di samping itu, sambung dia, di Jabar juga banyak tersebar pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM) dengan kapasitas di bawah 10 megawatt (MW). Dia menyebut, total kapasitas PLTM di Jabar mencapai 100 megavolt ampere yang tersebar di 20 lokasi di Garut, Cianjur, Sukabumi dan kebanyakan tersebar di Jabar selatan. "Sehingga bisa dibilang, Jabar sebagai penyumbang terbesar pembangkit energi terbarukan secara nasional," ujar Iwan.
Dia menambahkan, UID Jabar berkomitmen untuk memaksimalkan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) di wilayah ini guna mengejar bauran EBT sebesar 23% pada 2025.

"Nanti akan masuk (PLTA) Cisokan 1.000 MW lebih, Jatigede 110 MW tahun depan masuk. Apalagi PLTA Jatigede insyaallah September sudah masuk," tuturnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak