Orang Terkaya China Terancam Kehilangan Mahkota Usai Rugi Rp210 Triliun
Rabu, 24 Juli 2024 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
Pelemahan saham Nongfu sudah terlihat sejak 1 Februari. "Masalah dengan pengawas konsumen Hong Kong belum lama ini terkait kualitas produk, persaingan yang meningkat di sektor ini di tengah penurunan belanja konsumen, dan boikot awal tahun ini berkontribusi pada kekhawatiran ini," kata analis konsumen Bloomberg Intelligence, Ada Li.
Sebagian besar kekayaan Zhong berasal dari saham di perusahaan minuman dan bisnis farmasi Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise Co. Sementara itu Nongfu belum memberikan komentar seputar kekayaan pendirinya dan kemunduran bisnis yang dihadapi perusahaan tahun ini.
Simpati setelah kematiannya berubah menjadi boikot Nongfu, dengan beberapa komentar mencemooh packaging air kemasan yang desainya bernuansa Jepang. Sedangkan lainnya menduga sebagai trik yang dipakai Nongfu untuk mendapatkan keuntungan atas Wahaha.
Pengguna menuduh bahwa putra Zhong memegang paspor AS dan mempertanyakan kesetiaan keluarga itu kepada China. Kabar tersebut menjadi pukulan telak bagi Nongfu, sementara penjualan Wahaha melonjak.
Terkait hal itu Nongfu membantah beberapa klaim dan mengaku sudah mengambil tindakan hukum terhadap orang-orang yang menghembuskan rumor jahat, namun banyak pengguna internet China tetap tidak tergerak.
Pada bulan April, China Resources Beverage Holdings mengajukan pencatatan di Hong Kong, sebuah upaya untuk menyediakan sumber daya tambahan buat merek air kemasannya C'estbon-salah satu pesaing utama Nongfu.
Sebagian besar kekayaan Zhong berasal dari saham di perusahaan minuman dan bisnis farmasi Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise Co. Sementara itu Nongfu belum memberikan komentar seputar kekayaan pendirinya dan kemunduran bisnis yang dihadapi perusahaan tahun ini.
Roller Coaster
Awal tahun ini, perusahaan dan Zhong mendapatkan kecaman dan kritikan setelah kematian Zong Qinghou, pendiri saingan utama mereka yakni Hangzhou Wahaha Group Co.Simpati setelah kematiannya berubah menjadi boikot Nongfu, dengan beberapa komentar mencemooh packaging air kemasan yang desainya bernuansa Jepang. Sedangkan lainnya menduga sebagai trik yang dipakai Nongfu untuk mendapatkan keuntungan atas Wahaha.
Pengguna menuduh bahwa putra Zhong memegang paspor AS dan mempertanyakan kesetiaan keluarga itu kepada China. Kabar tersebut menjadi pukulan telak bagi Nongfu, sementara penjualan Wahaha melonjak.
Terkait hal itu Nongfu membantah beberapa klaim dan mengaku sudah mengambil tindakan hukum terhadap orang-orang yang menghembuskan rumor jahat, namun banyak pengguna internet China tetap tidak tergerak.
Pada bulan April, China Resources Beverage Holdings mengajukan pencatatan di Hong Kong, sebuah upaya untuk menyediakan sumber daya tambahan buat merek air kemasannya C'estbon-salah satu pesaing utama Nongfu.
Lihat Juga :