Kisah Inspiratif Rofi Ridwanda, Anak Satpam yang Sukses Berbisnis Digital dan Kuliner
Selasa, 30 Juli 2024 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Lulus dari UGM dengan predikat cumlaude, Rofi memutuskan untuk kembali ke desanya dan mendirikan Tanfida Digital. Sebuah digital agency yang berfokus pada pembuatan website dan logo untuk UMKM serta personal branding.
“Kami di Tanfida Digital berkomitmen untuk membantu UMKM meningkatkan citra mereka di dunia digital. Website yang baik sangat penting untuk membangun kepercayaan dan branding,” jelasnya.
Sukses di bidang digital, Rofi pun memasuki dunia kuliner dengan mendirikan Roti Terbang dan Es Teh Bamtea. Roti Terbang menawarkan roti bakar dan kukus dengan berbagai varian rasa. Sementara Es Teh Bamtea menjual es teh khas Solo dengan berbagai rasa buah.
Kedua usaha ini telah berkembang pesat dan memiliki empat cabang di kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. “Kami ingin menghadirkan produk kuliner yang berkualitas dengan harga terjangkau. Konsep gerobakan memungkinkan kami untuk lebih dekat dengan konsumen dan menawarkan pengalaman
kuliner yang unik,” ujarnya.
Meski sibuk berbisnis, Rofi juga aktif berbagi ilmu dan pengalaman dengan menjadi pembicara di berbagai seminar dan workshop bisnis. Ia telah lebih dari 20 kali diundang untuk berbicara di berbagai acara. Termasuk menjadi pembicara di Desa Banyusoco, Gunungkidul, DIY, dalam acara yang diselenggarakan TIM KKN UGM. “Berbagi pengalaman dengan pemuda-pemudi desa adalah cara saya untuk menginspirasi mereka agar berani bermimpi dan berwirausaha,” tandasnya.
“Kami di Tanfida Digital berkomitmen untuk membantu UMKM meningkatkan citra mereka di dunia digital. Website yang baik sangat penting untuk membangun kepercayaan dan branding,” jelasnya.
Sukses di bidang digital, Rofi pun memasuki dunia kuliner dengan mendirikan Roti Terbang dan Es Teh Bamtea. Roti Terbang menawarkan roti bakar dan kukus dengan berbagai varian rasa. Sementara Es Teh Bamtea menjual es teh khas Solo dengan berbagai rasa buah.
Kedua usaha ini telah berkembang pesat dan memiliki empat cabang di kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. “Kami ingin menghadirkan produk kuliner yang berkualitas dengan harga terjangkau. Konsep gerobakan memungkinkan kami untuk lebih dekat dengan konsumen dan menawarkan pengalaman
kuliner yang unik,” ujarnya.
Meski sibuk berbisnis, Rofi juga aktif berbagi ilmu dan pengalaman dengan menjadi pembicara di berbagai seminar dan workshop bisnis. Ia telah lebih dari 20 kali diundang untuk berbicara di berbagai acara. Termasuk menjadi pembicara di Desa Banyusoco, Gunungkidul, DIY, dalam acara yang diselenggarakan TIM KKN UGM. “Berbagi pengalaman dengan pemuda-pemudi desa adalah cara saya untuk menginspirasi mereka agar berani bermimpi dan berwirausaha,” tandasnya.
Lihat Juga :